NIINDO.COM – Pemerintah dan kubu partai berkuasa di Jepang semakin meyakini bahwa akan sulit untuk mengizinkan warga asing menghadiri Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo.
Faktor-faktor terkait hal ini adalah seperti dampak varian baru virus korona yang tidak menentu serta situasi penularan di dalam dan luar negeri.
BACA JUGA : Suga Akan Bertemu Biden Di AS Bulan April
Presiden komite penyelenggara ajang tersebut, Hashimoto Seiko, mengisyaratkan keputusan mengenai masalah ini harus dibuat sebelum kirab obor dimulai pada 25 Maret.
Sejumlah pengaturan tengah dilakukan agar perundingan lima arah diadakan secepatnya pekan depan agar masalah ini dapat diselesaikan.
Sebuah pertemuan diadakan pada Rabu (03/03/2021) lalu. Pertemuan itu dihadiri oleh perwakilan dari komite penyelenggara Tokyo, pemerintah Metropolitan Tokyo, pemerintah pusat Jepang, Komite Olimpiade Internasional (IOC), dan Komite Paralimpiade Internasional (IPC).
BACA JUGA : Kangen Liburan, Ini 5 Lokasi di Jepang yang Wajib Kamu Kunjungi Usai Pandemi
Menteri Sekretaris Kabinet Jepang Kato Katsunobu memberi tahu wartawan pada Rabu bahwa masalah penonton dari luar negeri harus diputuskan oleh IOC, IPC, pemerintah Tokyo, dan komite penyelenggara. Ia menambahkan tidak yakin jika keputusan telah diambil seperi dilansir dari NHK .
