ホーム Uncategorized 70 Pusat Evakuasi Warga Disiapkan Aparatur Fukushima Untuk Antisipasi Gempa Susulan Dalam...

70 Pusat Evakuasi Warga Disiapkan Aparatur Fukushima Untuk Antisipasi Gempa Susulan Dalam Pekan Ini

142
0
Gempa 7,3 Magnitudo melanda Prefektur Fukushima dan Miyagi Sabtu (13/2). 160 orang luka berat & ratusan bangunan rusak. Foto Badan Meteorologi Jepang.

NIINDO.COM – Lebih dari 150 orang dilaporkan menderita luka-luka setelah gempa berkekuatan 7,3 Magnitudo melanda timur laut Jepang pada Sabtu (14(2) malam di prefektur Fukushima dan Miyagi. Meski tidak berpotensi Tsunami namun Pemerintah setempat telah melakukan evakuasi terhadap lebih dari 200 orang dan menyediakan 70 pusat evakuasi diFukushima untuk.mengantisipasi gempa susulan.

Dikutip dari Kyodo News, Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga usai menggelar rapat anggota Kabinet pada Minggu (14/2) mengatakan, pemerintah telah menerima laporan tentang banyaknya korban luka tetapi tidak ada korban meninggal.

BACA JUGA : Kasus Penderita COVID-19 Untuk Kategori Serius Di Tokyo Mulai Turun di bawah 100

“Kami ingin orang-orang mengambil tindakan cepat tanpa lengah dengan memperhatikan informasi yang diberikan oleh otoritas lokal,” kata Suga

Badan Meteorologi Jepang mencatat, gempa di atas 6 skala intensitas seismik dapat terjadi selama tujuh hari ke depan atau lebih. Untuk itu, otoritas Fukushima telah menyiapkan 70 pusat evakuasi untuk.mengantisipasi gempa susulan.

Pasca Gempa 7,3 Magnitudo ini dilakukan pemadaman listrik, pemadaman air dan penghentian sementara operasional kereta cepat.

Untuk korban luka dilaporkan di prefektur Fukushima dan Miyagi serta enam predektur lainnya, termasuk Chiba, Kanagawa dan Saitama. Getaran gempa juga dirasakan di beberapa wilayah lain termasuk Tokyo.

Sekitar 70 pusat evakuasi telah didirikan di Prefektur Fukushima. Saat ini ada sekitar 200 orang mengungsi.

Pemerintah daerah meminta pemerintah pusat mengirimkan Pasukan Bela Diri Darat untuk membantu penyediaan air bagi warga.

BACA JUGA : Indeks Pasar Modal Tokyo Jepang Melejit, Pertama Kali Dalam 30 Tahun Terakhir

Prefektur Miyagi dan Fukushima terus mengalami masalah pasokan air, dengan sekitar 5.000 rumah tangga sebelumnya mengalami pemadaman pasokan.

Sementara itu longsor terjadi di sepanjang Jalan Tol Joban di Soma, Prefektur Fukushima. Hal ini mendorong East Nippon Expressway Co. untuk menutup bagian antara persimpangan Iwaki di prefektur Fukushima dan persimpangan Watari di Prefektur Miyagi.

Alat berat telah dikirim untuk memindahkan batu-batu besar dan tanah yang menghalangi semua jalur.

East Japan Railway Co. mengatakan layanan kereta peluru shinkansen Tohoku antara Stasiun Nasushiobara di Prefektur Tochigi dan Stasiun Morioka di Prefektur Iwate telah ditangguhkan dan akan tetap demikian sepanjang Senin setelah tiang di beberapa lokasi yang kabel-kabelnya ditangguhkan ditemukan bengkok.

Penangguhan sebagian layanan di shinkansen Tohoku mendorong Japan Airlines Co. untuk mengoperasikan penerbangan khusus yang menghubungkan bandara Haneda Tokyo dan bandara Aomori di timur laut.

Shinkansen Akita antara Tokyo dan Akita, di timur laut Jepang, juga akan menghentikan layanan hingga Senin (15/2).

Badan Meteorologi Jepang mengatakan gempa itu dirasakan di berbagai wilayah Jepang termasuk prefektur paling utara Hokkaido dan di wilayah Chugoku, yang meliputi Hiroshima, di Jepang barat.

返事を書く

あなたのコメントを入力してください。
ここにあなたの名前を入力してください