Beranda » Wow Campur Ngeri ! 3 Jembatan di Jepang Ini Memiliki Arsitektur Menakjubkan dan Extreme

Wow Campur Ngeri ! 3 Jembatan di Jepang Ini Memiliki Arsitektur Menakjubkan dan Extreme

  • oleh
Jembatan Eshima Ohashi (江島大橋)

Jembatan merupakan sebuah alat bantu penyeberangan yang sudah digunakan sejak zaman dulu. Seiring kemajuan zaman, pembangunan jembatan juga semakin bagus. Para arsitek-arsitek handal bermunculan, terutama di Jepang. Tahukah kamu, jika di Jepang ada beberapa jembatan yang terkenal karena masuk dalam kategori extreme. Namun bukan hanya itu saja, karena pembuatannya yang tidak main-main beberapa jembatan Extreme tersebut akan terlihat sangat menakjubkan. Kemajuan Teknologi di jepang membuat mata kita akan terpesona melihat arsitektur jembatannya. Penasaran? Berikut ini adalah 3 jembatan yang paling Extreme dan mengagumkan di negeri Jepang.

 

1. Eshima Ohashi (江島大橋)

Jembatan Eshima Ohashi (江島大橋)

Jembatan yang pertama bernama Eshima Ohashi, apabila kamu takut akan ketinggian sangat disarankan untuk tidak melewati atau mengemudi di jembatan yang satu ini. Kenapa? Karena medan jembatan yang extreme dan sangat curam, jembatan ini menghubungkan antara Kota Matsue dengan Kota Sakaimanto. Saat kita melintasi diatas jembatan, maka kita bisa melihat indahnya Danau Nakaumi. Jembatan Eshima Ohashi merupakan salah satu jembatan paling extreme dan menakutkan di dunia.

Jembatan curam yang terhitung tidak biasa ini, merupakan salah satu jenis jembatan yang terbesar di Dunia. Jembatan ini memiliki dua alur jalan dan memiliki panjang 1 Mil dengan lebar masing-masing 11.3 Meter. Jembatan ini di rancang sangat tinggi dari permukaan danau, dengan tujuan agar kapal yang berlayar di danau bisa lolos untuk melewati jembatan.

 

Jembatan Eshima Ohashi (江島大橋)

Untuk pemeliharaan jembatan ini diurus langsung oleh Asosiasi Manajemen Sakaiminato. Konstruksi jembatan dimulai pada tahun 1997 dan selesai pada tahun 2004. Untuk ketinggian jembatan ini sendiri sekitar 44,7 meter. Hal ini akan menjadi mimpi buruk bagi seorang pengemudi yang takut akan ketinggian pada saat melewati jembatan Eshima Ohashi.

 

2. Akashi-Kaikyo (明石海峡大橋)

Jembatan Akashi-Kaikyo (明石海峡大橋)

Jembatan yang kedua bernama Akashi-Kaikyo, jembatan yang merangkap langsung menjadi jalan raya ini menghubungkan antara pulau Awai ke pulau Honsu dari Kobe. Jembatan ini termasuk ke dalam salah satu jembatan gantung terpanjang di Dunia, dengan rentang pusat yakni 1.991 Meter. Untuk panjang jembatan ini jangan di pertanyakan lagi, jembatan ini memiliki panjang sekitar 3.911 Meter dan Tinggi 298,3 Meter sangat menakjubkan.

 

Jembatan Akashi-Kaikyo (明石海峡大橋)

Sebelum Pembangunan jembatan Akashi di mulai, masyarakat Jepang yang ingin pergi ke pulau Awaji dari Honsu harus menggunakan kapal penyeberangan. Pada tahun 1955, terjadi sebuah insiden menyedihkan dan kelam. Telah terjadi kecelakaan kapal penyeberangan yang setidaknya merenggut nyawa warga Jepang sebanyak 168 orang. Hal inilah yang membuat pemerintah Jepang memulai membuat rencana untuk pembangunan jembatan ini.

 

3. Kintai (錦帯橋)

jembatan Kintai (錦帯橋)

Jembatan yang terakhir ini bernama Kintai, hal yang membuatnya sedikit extreme adalah Kintai merupakan salah satu jembatan kayu yang masih kokoh berdiri hingga saat ini. Padahal umur dari jembatan kayu yang satu ini sudah sangat tua. Jembatan Kintai juga dinobatkan sebagai jembatan kayu tertua di Jepang. Jembatan Kintai sering menjadi objek wisata, terutama selama musim bunga sakura. Jembatan tradisional ini merupakan jembatan dengan lebih dari 300 tahun sejarah, hal ini dianggap oleh pemerintah Jepang sebagai harta nasional yang benar-benar harus dijaga.

 

jembatan Kintai (錦帯橋)

Jembatan Kintai menjadi salah satu jembatan yang paling memiliki arsitektur brilian di seluruh Jepang. Meski telah didesain ulang dari waktu ke waktu, tapi masih tetap terlihat sempurna dalam segi lengkungan jembatan yang menyala setiap malam. Hal ini membuat nuansa di jembatan menjadi sangat menarik dan romantis. Selain itu, pemerintah jepang juga berupaya untuk membuat jembatan ini menjadi Situs Warisan Dunia.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.