Beranda » Wow ! 6 Hal ini bisa kurangi Stres Pekerja

Wow ! 6 Hal ini bisa kurangi Stres Pekerja

  • oleh

Jepang dikenal sebagai negara yang penduduknya memiliki disiplin dan etos kerja yang baik. Mereka menanamkan prinsip seperti Makoto dan Ganbatte Kudasai (kerja keras), Bushido (tentang loyalitas),  Prinsip Kaizen (prinsip ketepatan waktu), Konsep Keishan (kreatif dan inovatif) semenjak kecil.

Oleh karena itu, tidak heran tingkat kesibukan di Jepang sangat tinggi dibandingkan dengan negara lain. Namun masalahnya ketatnya sistem kerja  menjadi pemicu tingkat depresi pekerjanya.

Banyak sekali kasus bunuh diri yang dilakukan oleh masyarakat Jepang akibat stres terutama karena pekerjaan mereka. Fenomena dikenal dengan istilah karoshi yaitu kematian akibat kerja yang berlebihan. Misalnya ada yang meninggal karena 30 jam berturut-turut, 100 jam tanpa berhenti, dan lain sebagainya.

Untuk mengurangi hal seperti itu pemerintah Jepang mengharuskan perusahaan menerapkan kebijakansebagai berikut:

1.Penerapan Premium Friday
Sejak tahun 2015 lalu, pemerintah Jepang mengharuskan perusahaan baik negeri maupun swasta di Jepang mengakhirkan jam kerja lebih awal yaitu pukul 15.00. Kebijakan ini di lakukan di hari jumat akhir bulan.

Premium Fridat – Jumat akhir bulan jam kerja berakhir lebih awal

Awalnya kebijakan ini, belum sepenuhnya berhasil, masih banyak karyawan yang menghabiskan waktunya di kantor. Untuk mensukseskan kebijakan ini, bahkan memberikan insentif bonus uang tunai 3.200 yen (hampir Rp Rp400.000).

2. Inemuri tradisi tidur di mana saja
Perusahaan memberikan keringanan waktu kepada karyawannya untuk tidur di kantor, jika mereka merasa penat atau capek kerja. Hal ini didasari karena jam kerja yang cukup padat sehingga pekerja hanya punya sedikit waktu tidur. Oleh karena itu, untuk mengembalikan stamina karyawan, perusahaan memberikan waktu untuk tidur sekitar 30 menit di kantor.
Bahkan uniknya inemuri juga dilakukan di beberapa fasilitas umum seperti kereta, tangga subway, bahkan pinggir jalan.

Inemuri – tradisi unik tidur di tempat umum

3. Karyawan dipaksa mengambil cuti
Pemerintah Jepang menerbitkan undang-undang yang akan “memaksa” para karyawan untuk berlibur.Karena banyak karyawan yang enggan mengambil cuti. Bahkan sepanjang tahun 2013, menurut data yang ada pekerja hanya mengambil kurang dari separuh jatah cuti yang ditetapkan. Mereka merasa sungkan dengan rekan kerja mereka. Sehingga kehidupan mereka hanya penuh dengan aktivitas kerja yang akhirnya membuat jenuh dan stress.

Kewajiban pekerja mengambil cuti

Kebijakan ini diharapkan bisa meningkatkan produktivitas dan angka kematian karena stres bekerja. Pemerintah Jepang berharap angka liburan para karyawan naik hingga 70 persen pada 2020. Saat ini, jumlah cuti untuk setiap karyawan di Jepang bertambah dari 10 hari sekarang menjadi 20 hari selama setahun.

4. Mengurangi jam lembur kerja
Maraknya kasus bunuh diri yang dilakukan oleh pegawai mendorong pemerintah Jepang untuk meniadakan jam kerja  yang panjang dan tidak memberlakukan uang lembur. “Kebiasaan lembur tersebut sudah dihilangkan sejak 2015 lalu dan mulai menerapkan jam kerja normal seperti negara lainnya, yaitu dari pagi jam 8 hingga 5 sore. Sebenarnya, jam kerja yang panjang sudah diberlakukan pada tahun 1995 dengan durasi bekerja 1.910 jam per tahun dan pada tahun 2012 sudah turun drastis menjadi 145 jam per tahun.” (Financial News).

Harus ada pengurangan jam lembur

5. Memberikan bentuk apresiasi bila karyawan mencapai target
Hadiah dan Apresiasi Positif dinilai sebagai cara ampuh lain untuk mengatasi depresi karyawan. orang akan merasa bahagia jika pekerjaannya di puji, di apresiasi, merasa dimanusiakan. Rasa bahagia inilah yang menghilangkan stres saat kerja.

Pemberian Apresiasi

6. Mengubah suasana kerja
Perubahan suasana kantor, misal tata letak, warna, bisa meningkatkan mood orang yang berada dalam tempat tersebut. Oleh karena itu beberapa perusahaan mengubah suasana ruang kerja mereka supaya dapat memberikan semangat hidup pada karyawan, menghilangkan ke jenuhan, dan kepenatan kerja.

Menata Ulang Kantor

Dengan begitu di harapkan tingkat kematian akibat perkerjaan bisa berkurang. dan produktivitas kerja merka semakin meningkat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.