ホーム Hukum Wapres, “Perseteruan” DPR KPK Karena Masing – Masing Jalankan Tugasnya

Wapres, “Perseteruan” DPR KPK Karena Masing – Masing Jalankan Tugasnya

732
0

Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai  “perseteruan” DPR melalui Pansus Hak Angket DPR dan KPK yang terjadi saat ini karena masing – masing sedang menjalankan tugasnya.

“Tidak ada masalah. Saya kira masing – masing menjalankan tugasnya dengan baik”, ujar Jusuf Kalla usai menghadiri acara buka bersama Presiden dengan anggota Polri di Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) Jakarta.

Ia mengatakan bahwa DPR dalam tugasnya memiliki hak, salah satunya adalah hak angket dan KPK menjalankan Undang – Undang yang dibuat oleh DPR. Selain itu, ia menambahkan jika wakil rakyat mengevaluasi UU yang sudah dibuatnya, hal tersebut tidak mengurangi haknya.

“Mungkin ada hal yang lebih tinggi disesuaikan, itu hak DPR dari sisi pembuat UU. Pemerintah tentu menjaga tujuan utamanya pemberantasan korupsi tetap jalan tapi evaluasi perlu dilakukan”, ujarnya.

Hak angket Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak berarti melemahkan kewenangan lembaga antirasuah tersebut.

“Evaluasi UU, DPR kan berhak membuat UU, mengevaluasi UU itu hak DPR dan pemerintah. Silahkan tapi itu bukan berarti melemahkan KPK”, ujarnya.

Namun KPK menilai pemanggilan orang sedang diproses dalam penyelidikan dan penyidikan oleh Pansus Hak Angket sangat berpotensi untuk menghalang – halangi penyidikan tindak pidana korupsi.

Sedangkan Pansus Hak Angket tetap akan mendatangkan Miryam dengan pemanggilan paksa karena sudah diatur dalam Pasal 204 ayat 3 UU MD3 yang menyebutkan bahwa Panitia Angket dapat melakukan pemanggilan secara paksa dengan bantuan kepolisian.

返事を書く

あなたのコメントを入力してください。
ここにあなたの名前を入力してください