Hari Senin (08/01/2018) bertepatan dengan Hari Memasuki Usia Dewasa di Jepang. Upacara ini diperingati pada hari Senin ke-2 setiap bulan Januari, juga dijadikan sebagai hari libur nasional negara Jepang. Pemerintah kota di penjuru negeri sakura menggelar upacara bagi mereka yang memasuki usia 20 tahun.
Dilansir dari hasil survey NHK Jepang di semua 23 kewalikotaan di Tokyo pada akhir tahun lalu, terkait mereka yang memasuki usia dewasa tahun ini. Ditemukan, bahwa dari sekitar 83.400 orang dewasa baru, lebih dari 10.800 adalah warga negara asing.
Shinjuku memiliki jumlah terbesar, sekitar 1.700 orang. Toshima menyusul dengan 1.200 dan Nakano dengan 800 orang.
Rasio orang asing yang baru memasuki usia dewasa melampaui 20 persen di enam wilayah kewalikotaan. Ini termasuk di Shinjuku 45,7 persen, Toshima 38,3 persen dan Nakano 27 persen. Para pakar menyebutkan kenaikan itu disebabkan peningkatan pesat pelajar dan pemagang asing di Jepang dalam tahun-tahun terakhir ini. Mereka mengatakan orang asing menjadi sosok yang berpengaruh dalam masyarakat Jepang.
Sedangkan Kota Yokohama, di dekat Tokyo, menjadi rekor tahun ini karena upacara diikuti oleh 37.000 orang. Angka tersebut yang tertinggi di antara seluruh pemerintah kota di Jepang.
Kota Yokohama harus menggelar dua upacara terpisah, satu pada pagi hari dan satu pada siang hari karena kapasitas stadion yang tidak memadai.
Seorang peserta mengatakan ia mengenakan kimono yang neneknya persiapkan sebelum meninggal. Ia mengatakan ingin menjadi orang yang baik dan kuat seperti neneknya.
Seorang peserta lainnya mengatakan ia tidak merasa dirinya kini orang dewasa, namun ia ingin mengubah pandangannya mulai saat ini.
