NIINDO – Universitas Tokyo untuk pertama kalinya dalam 70 tahun akan membuka fakultas baru pada musim gugur 2027.
Universitas ini akan menawarkan program sarjana dan magister terpadu selama lima tahun yang diajarkan sepenuhnya dalam bahasa Inggris. Universitas ini ingin menarik mahasiswa berprestasi dari Jepang dan luar negeri guna meningkatkan daya saing internasionalnya.
Universitas tersebut meluncurkan rencana untuk membuka UTokyo College of Design pada September 2027 di Kampus Hongo di Tokyo. Program ini ditujukan untuk mencetak pemimpin yang akan berkontribusi dalam memecahkan tantangan sosial yang dihadapi dunia.
Baca juga : Kebakaran Alam Liar Menambah Risiko Banjir Lumpur di Ehime
Universitas tersebut juga untuk pertama kalinya akan menunjuk seorang warga negara asing untuk menduduki posisi dekan fakultas tersebut. Kampus ini mengharapkan separuh dari mahasiswa dalam program tersebut adalah mahasiswa internasional.
Mahasiswa fakultas ini akan diharuskan belajar di luar kampus selama hingga satu tahun dalam beberapa program, termasuk magang di perusahaan dan belajar di luar negeri. Universitas ini berencana menyelenggarakan format ujian masuk yang berbeda dari ujian tertulis saat ini.
Tahun ajaran fakultas ini dimulai pada September, berbeda dari fakultas lainnya yang dimulai pada April.
Baca juga : Kebakaran Hutan di Jepang Barat Terus Berlanjut
Ini adalah fakultas baru pertama sejak universitas itu mendirikan Fakultas Ilmu Farmasi pada 1958.
Universitas ini bertujuan meningkatkan rasio mahasiswa internasional di jenjang pendidikan sarjana menjadi 30 persen dan lebih dari 40 persen di jenjang pascasarjana hingga 2049.
Rektor Universitas Fujii Teruo mengatakan satu disiplin ilmu saja tidak dapat menyelesaikan tantangan yang dihadapi masyarakat. Ia mengatakan akan mengundang lebih banyak mahasiswa dari berbagai belahan dunia untuk belajar di universitas tersebut serta berupaya memenuhi kebutuhan yang mengemuka dalam program akademik.
Dikutip dari NHK NEWS
