NIINDO – Sebuah kota di Prefektur Aomori, Jepang utara, menutup sementara akses publik ke salah satu situs arkeologi penting setelah tiga ekor beruang terlihat di kawasan tersebut.
Lingkaran Batu Omori Katsuyama, yang berada di kaki Gunung Iwaki di Kota Hirosaki, ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 2021. Situs peninggalan periode Jomon ini diyakini telah dibangun sekitar 3.000 tahun lalu dan menjadi bagian dari kelompok reruntuhan bersejarah di Hokkaido dan Tohoku utara.
Pemerintah kota melarang masuk ke lokasi itu mulai Rabu siang (27/08/2025), setelah tiga beruang terlihat menyeberang jalan di dekat area parkir situs tersebut. Atas alasan keselamatan, tur sukarelawan yang biasanya digelar pada akhir pekan dan hari libur nasional juga ditangguhkan untuk sementara waktu.
Baca juga : Jepang Diperkirakan Alami Suhu Panas Ekstrem hingga Akhir Pekan
Pejabat setempat mengatakan pihaknya belum dapat memastikan kapan larangan tersebut akan dicabut. Keputusan pembukaan kembali akan dibuat dengan mempertimbangkan kondisi di lapangan serta frekuensi kemunculan beruang di sekitar situs.
Ini bukan kali pertama kejadian serupa terjadi. Pada Agustus 2023, akses ke reruntuhan juga sempat ditutup selama tiga hari karena keberadaan beruang di lokasi yang sama.
Kemunculan beruang dalam beberapa tahun terakhir semakin sering dilaporkan di kawasan Gunung Iwaki. Dampaknya terasa lebih luas, termasuk pada fasilitas rekreasi luar ruangan di daerah tersebut yang mengumumkan akan menghentikan operasionalnya untuk musim ini pada akhir bulan Agustus.
Dikutip dari NHK NEWS
