Beranda » Sup Talas Raksasa Jadi Daya Tarik Festival Musim Gugur di Yamagata

Sup Talas Raksasa Jadi Daya Tarik Festival Musim Gugur di Yamagata

NIINDO – Kota Yamagata di Jepang timur laut kembali dipenuhi oleh ribuan pengunjung yang datang untuk menikmati salah satu acara kuliner musim gugur paling ikonik, yaitu festival sup talas raksasa atau yang dikenal sebagai Imoni Festival. Acara ini digelar setiap tahun pada bulan September, menandai datangnya musim gugur sekaligus mempererat ikatan masyarakat setempat.

Di dasar sungai kering yang telah disulap menjadi arena perayaan, sebuah panci baja raksasa dengan diameter 6,5 meter menjadi pusat perhatian. Dari dalam panci tersebut, aroma sup tradisional khas Yamagata tercium ke seluruh area, menggoda selera para pengunjung yang telah mengantre panjang sejak pagi.

Proses memasaknya sendiri tak kalah menarik. Lebih dari tiga ton talas dimasukkan ke dalam panci, disusul 3.500 batang daun bawang dan lebih dari satu ton daging sapi segar. Semua bahan itu direbus bersama dengan kuah berbumbu kecap asin dan gula, menciptakan cita rasa gurih manis yang khas. Untuk mengaduk porsi sebanyak itu, para juru masak bekerja bahu-membahu menggunakan alat pengaduk khusus, sementara dua ekskavator dikerahkan untuk menyendok sup dari panci besar ke wadah yang lebih kecil. Dengan cara ini, sekitar 40.000 porsi sup berhasil disajikan kepada pengunjung.

Baca juga : Jepang Catat Rekor Usia Panjang, Tapi Hadapi Krisis Bayi

Bagi masyarakat setempat, festival sup talas bukan sekadar pesta makan bersama. Tradisi ini memiliki makna kebersamaan yang mendalam. Dahulu, warga Yamagata sering berkumpul di tepi sungai pada musim gugur untuk memasak dan menikmati imoni, sup talas yang hangat, sebagai cara untuk mempererat hubungan keluarga maupun pertemanan. Kini, tradisi itu berkembang menjadi acara besar yang menarik wisatawan dari berbagai penjuru Jepang dan bahkan dari luar negeri.

Suasana festival semakin hidup dengan adanya musik, tarian, serta berbagai pertunjukan budaya yang melengkapi pengalaman kuliner. Bagi banyak pengunjung, momen menikmati semangkuk sup talas hangat di udara musim gugur yang sejuk menjadi pengalaman yang tak terlupakan.

Dengan keberhasilan menyajikan puluhan ribu porsi sup setiap tahun, festival ini tidak hanya melestarikan tradisi kuliner khas Yamagata, tetapi juga menjadi simbol keramahan masyarakatnya dalam menyambut tamu dari berbagai daerah.

Dikutip dari NHK NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.