NIINDO – Badan Meteorologi Jepang menyampaikan kondisi atmosfer yang tidak stabil kemungkinan akan membawa hujan lokal ke Kyushu utara hingga Selasa (17/06/2025) pagi.
Badan Meteorologi mengatakan sistem tekanan rendah disertai fron hujan diperkirakan akan bergerak dari Jepang barat ke utara hingga Selasa.
Badan tersebut mengatakan udara hangat, lembap, dan suhu yang meningkat akan membuat kondisi atmosfer menjadi sangat tidak stabil.
Curah hujan lebih dari 30 milimeter per jam hingga Selasa pagi diperkirakan akan mengguyur beberapa wilayah di Jepang barat.
Baca juga : Latihan Penyelamatan Turis dengan Helikopter Diadakan di Tottori
Hujan lebat dengan curah hujan hingga 100 milimeter diperkirakan turun dalam periode 24 jam hingga Selasa pagi di Kyushu, Jepang utara.
Badan tersebut menyerukan agar warga mewaspadai tanah longsor, banjir di daerah dataran rendah, sungai yang meluap, sambaran petir, dan embusan angin kencang mendadak seperti tornado.
Warga juga diimbau untuk berlindung di bangunan kokoh jika ada tanda-tanda awan petir mendekat.
Badan cuaca memperingatkan suhu kemungkinan akan melonjak di Jepang barat hingga timur pada Senin (16/06/2025). Diperkirakan suhu tertinggi pada siang hari akan mencapai 36 derajat Celsius di Kota Niihama, Prefektur Ehime, serta 35 derajat di kota Takamatsu, Okayama, dan Toyooka di Prefektur Hyogo.
Baca juga : Fron Hujan Musiman Picu Hujan Lebat dan Risiko Longsor di Jepang Barat Daya
Peringatan sengatan panas telah dikeluarkan untuk prefektur Wakayama dan Kagawa, wilayah Amami di Prefektur Kagoshima, dan wilayah Yaeyama di Prefektur Okinawa.
Suhu diperkirakan akan tetap tinggi sepanjang pekan.
Masyarakat diimbau untuk mengambil tindakan pencegahan terhadap sengatan panas, seperti menggunakan AC, banyak minum air, dan cukup mengonsumsi cairan mengandung garam.
Dikutip dari NHK NEWS
