Beranda » Proyek MRT Tahap Kedua: Jepang Sudah Ajukan Proposal Lagi

Proyek MRT Tahap Kedua: Jepang Sudah Ajukan Proposal Lagi

  • oleh

Jepang diklaim telah memasukan penawaran untuk mulai membangun moda transportasi mass rapid transit (MRT) tahap kedua. Namun, pemerintah masih belum mengambil suatu keputusan.

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan menjelaskan bahwa pemerintah telah memiliki penawaran dari pihak selain penawaran dari Jepang.

“Kita punya angka – angka pembanding sekarang yang kita tidak hanya terus dengan angka yang lama. Mungkin ada angka – angka yang lebih baru lebih bagus, dari Eropa  atau dari mana bisa saja”, ujar Luhut (11/7/2017).

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan menyatakan proyek pembangunan MRT tahap kedua yang akan segera di mulai pada tahun depan 2018 atau satu tahun lebih cepat daripada rencana awalnya.

Pada proyek tahap I, pembangunan akan dimulai dari Lebak Bulus-Bundaran HI sepanjang 16 km dan diestimasi melayani 173.400 penumpang per hari dengan 16 kereta. Untuk waktu perjalanan yang dibutuhkan adalah sekitar 30 menit dengan jarak antar  kereta per 5 menit.

Pada tahap kedua, PT MRT sudah memiliki rencana membangun rute Bundaran HI – Ancol Timur yang berjarak sekitar 13,5  km. Pada rencana awalnya, tahap tersebut mulai dibangun pada tahun 2019 dan  segera beroperasi pada 2021.

Luhut juga menjelaskan bahwa pihaknya telah membuka kesempatan untuk semua pihak yang ingin mengajukan penawaran. Ia akan mempertimbangkan angka yang lebih bagus dan Jepang menjadi salah satu pihak yang sudah mengajukan penawaran yang menurutnya sudah oke.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.