ホーム Hukum Polisi Tetap Proses Hukum Pria Yang Sebut Bom Kampung Melayu Rekayasa

Polisi Tetap Proses Hukum Pria Yang Sebut Bom Kampung Melayu Rekayasa

733
0

Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri tetap melanjutkan proses hukum terhadap Ahmat Rifai  Pasra, merupakan tersangka penyebaran informasi yang menyebut bom Kampung Melayu adalah rekayasa.

Pasca penetapan tersangka, Ahmad Rifai sempat melakukan permintaan maaf kepada Kapolsi Jenderal Tito Karnavian dan masyarakat luas mengenai tindakannya. Kabagpenum Divhumas Polri, Kombes Martinus Sitompul mengaku menerma permintaan maaf dari ARP, namun proses hukum tetap berlanjut.

“Permintaan maaf saya kira semua orang bisa menyampaikan permintaan maaf, kita terima”, ujar Martinus di kompleks Mabes Polri, Jakarta Selatan.

Martinus mengatakan bahwa ia tetap melakukan proses hukum kepada tersangka untuk memberikan efek jera dan hal ini berlaku untuk pelaku lain. Ia juga mengatakan bahwa penyidik telah menerapkan beebrapa langkah sebelum menindak pelaku. Langkah pertama melakukan pencegahan akun Ahmad Rifai agar tidak menebar kebencian, kemudian melakukan pemblokiran.

Martinus juga mengatakan bahwa dalam penegakkan hukum, pihaknya tidak akan gegabah.

“ARP menyesali semua perbuatannya dan berjanji tidak akan mengulangi dan kepada wartawan di bareskrim mabes Polri, ARP secara langsung menyampaikan pernyataan maaf kepada Bapak Kapolrsi dan masyarakat luas yang telah tersakiti oleh ARP melalui FB” , ujar Muhammad Ihsan yang merupakan pengacara ARP.

Pengacara ARP menerangkan bahwa ARP telah mengakui kesalahannya dan sudah meminta maaf kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan masyarakat luas.

Walaupun begitu, tetap saja proses hukum terhadap ARP masih tetap berlanjut.

返事を書く

あなたのコメントを入力してください。
ここにあなたの名前を入力してください