Salah satu alat yang memiliki peranan penting sebagai transportasi bagi manusia sepanjang abad ke-20, seperti yang telah kita ketahui jika mobil kebanyakan hanya digunakan untuk berpergian dari satu tempat ke tempat lainnya. Namun, perusahaan produsen otomotif terkemuka asal Jepang, yakni Toyota Motor Corporation akan segera meluncurkan mobil dengan konsep terbaru mereka yang diberi nama e-Palette, di ajang CES (Consumer Electronics Show) yang akan segera digelar pada tahun 2018.

Kendaraan listrik dan tanpa awak atau autonomous ini merupakan bagian dari Mobility Services Platform (MSPF) mereka yang lebih luas, yang bertujuan untuk memperluas daya guna automobile yang sederhana. Mobil – mobil tersebut nantinya akan dikustomisasi sesuai dengan kebutuhan penggunanya, misalnya saja untuk digunakan sebagai toko pribadi yang canggih, ruang kantor yang sangat mobile dan masih banyak lagi.
e-Palette juga bisa dijadikan sebagai Mobile Hotel, di mana orang – orang bisa tidur maupun beristirahat dengan nyaman sembari berpergian ke tempat tujuan. Kendaraan ini nantinya dimaksudkan untuk memiliki skema kontrol yang fleksibel yang dibagi antara Toyota dan perusahaan lain yang telah menandatangani kontrak untuk bisa menggunakannya, seperti perusahaan makanan, transportasi, hotel, jasa serta Toyota juga dapat menangani hal – hal lainnya. Misalnya, masalah saat berbelanja online, misalnya saja produk sepatu di mana pembeli tidak dapat benar – benar menyentuh ataupun mencoba produknya sebelum membeli. Namun, dengan sebuah e-Palet yang di desain untuk menjadi toko sepatu di atas mobil berjalan memungkinkan toko tersebut untuk mendatangi pembeli dan membolehkan mereka mencoba sebelum membelinya.


Kendaraan dengan konsep e-Palet ini sendiri pada dasarnya adalah sebuah ruangan yang tersedia di atas roda berjalan, dengan panjang berkisar antara empat sampai dengan tujuh meter atau setara dengan 13 hingga 23 kaki. Karena tidak diperlukan kontrol penggerak, maka interiornya pun bisa dihias atau dipasang peralatan yang dibutuhkan. Kendaraan ini juga direncanakan memiliki skema sistem pengendalian yang bersama bagi Toyota dan perusahaan – perusahaan yang berpotensi menggunakan sistem ini.
Hal ini tentu saja hanyalah sedikit contoh dari keseluruhan mobility ecosystem yang diimpikan dan ingin diciptakan oleh salah satu perusahaan produsen otomotif terbesar tersebut. Meski baru sebatas konsep, namun bisa dibilang bahwa ini adalah salah satu sistem masa depan yang sangat menarik.
