Berkurangnya jumlah penduduk di Jepang dan semakin meningkatnya aktifitas bisnis di Jepang, membuat Negeri Sakura ini membutuhkan banyak tenaga kerja untuk mengisi kekosongan posisi di perusahaan. Karena tingkat kebutuhan tenaga kerja di Jepang yang tinggi, membuat perusahaan menengah di Jepang berencana untuk membeli robot sebagai tenaga kerja dan peralatan penunjang lainnya untuk mengoptimalisasi berbagai tugas, karena kondisi yang sangat terdesak.
Menurut survei Bank of Japan, perusahaan dengan modal saham sebesar 100 juta yen sampai 1 miliar yen berencana untuk meningkatkan investasi pada tahun fiskal yang dimulai pada bulan April sebesar 17,5 %, tingkat tertinggi dalam catatan.
“Bagian belanja modal yang dikhususkan untuk menjadi lebih efisien meningkat karena kekurangan pekerja” ungkap Seiichiro Inoue, yang merupakan seorang direktur biro kebijakan industri Kementerian Ekonomi, Perdagangan dan Industri.
Perusahaan yang menjual peralatan tersebut mengaku buku pesanannya meningkat dan pemerintah melihat proporsi investasi yang lebih besar didedikasikan untuk meningkatkan efisiensi. Pada industri pembuat mesin robot memiliki pendapatan yang meningkat pada periode Januari-Maret.
Jepang mencoba mengatasi masalah kebutuhan tenaga kerja yang meningkat dengan mencoba menggunakan robot sebagai solusinya untuk meningkatkan produktivitas negara yang rendah dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
“Lebih dari 90% perusahaan Jepang berukuran kecil dan menengah, namun sebagian besar perusahaan ini tidak menggunakan robot”, ujar Yasuhiko Hashimoto, yang bekerja di divisi robot Kawasaki Heavy Industries. “Kami datang dengan banyak aplikasi dan paket produk untuk menargetkan perusahaan – perusahaan ini,” lanjut dia.
Salah satu perusahaan yang sudah membuktikan kecanggihan robot sebagai tenaga kerja tersebut adalah Hotel Hen na (Hotel Odd), lokasinya berada di dekat Disneyland Tokyo. Hotel ini mendeklarasikan sebagai hotel robot karena di dalamnya sudah tersedia 140 robot untuk melayani tamu dan sebagai fasilitas hotel.
Pada setiap ruangan di hotel tersebut sudah berisi robot yang berbentuk telur yang merupakan asisten pribadi para pengunjung ketika berada di hotel. Robot ini memiliki kecerdasan yang mampu mengenali wajah setiap orang dan merespon perintah suaranya.
Tidak hanya itu saja, robot ini juga dapat membangunkan pengunjung, mengatur jadwal dan mengendalikan perangkat terkait elektronik seperti TV dan AC. Untuk beberapa robot lainnya yang ada di hotel juga dapat membawakan tas pengunjung dan membuang sampah.
