ホーム Budaya Pengunjung Taman Ueno Tokyo Jepang Dilarang ber-hanami Sambil Duduk di Bawah Pohon...

Pengunjung Taman Ueno Tokyo Jepang Dilarang ber-hanami Sambil Duduk di Bawah Pohon Sakura

157
0
Para warga Jepang, keluarga dan teman ber Hanami di bawah pohon Sakura minggu ini (R Susilo tokyo)

NIINDO.COM – Belajar dari pengalaman tahun lalu, taman Ueno melarang masyarakat yang datang untuk ber-hanami sambil duduk di taman tersebut.

BACA JUGA : Panitia Olimpiade Menerima dengan Terbuka Para Sukarelawan Asing dan Sponsor dari Luar Jepang

“Berhanami datanglah dengan berjalan perlahan, tanpa perlu membuka tikar, tanpa perlu duduk di taman seperti tahun-tahun lalu,” ungkap Nagahama, seorang petugas yang ada di Taman Ueno kepada R susilo Tokyo.

.Saat bunga sakura bermekaran, salah satu tempat bunga sakura yang terkenal, Taman Ueno di Tokyo, melarang para pengunjung makan dan minum dengan tikar yang dibentangkan dan duduk di bawah pohon Sakura.

BACA JUGA : BMKG Minta Warga Tak Risau Gempa Jepang: Tak Terjadi Tsunami

Larangan ini untuk mencegah infeksi virus corona, dan menyerukan agar orang-orang menikmati bunga sambil berjalan.

Di Tokyo, bunga sakura diumumkan pada tanggal 14 Maret lalu lewat penilaian di Kuil Yasukuni oleh petugas Meteorologi Jepang dengan melihat jumlah bunga Sakura yang mekar di satu kelompok di sana.

Akhir pekan ini banyak orang berdatangan ke Taman Ueno dengan menggunakan masker, tetapi hanya bisa berjalan saja, dibatasi pembatas plastik serta tali agar orang tak memasuki taman tersebut.

Sebagai tindakan melawan infeksi virus corona, jalan utama dibuat sepihak satu arah untuk mengurangi kontak antar manusia, dan pengunjung berjalan sambil menyaksikan bunga sakura yang mulai mekar.

Selain itu, juga memasang jaring untuk mencegah orang memasuki tempat di mana orang-orang yang melihat bunga sakura biasanya duduk-duduk di rumput di taman tersebut.

“Saya tidak dapat menahan diri untuk tidak melihat bunga sakura sambil berjalan. Saya sebetulnya sangat ingin duduk dan menikmati bunga sakura pelan-pelan dan santai,” papar seorang pengunjung berusia 70 tahunan.

Selain itu, penerangan malam hari yang biasanya sangat menarik, kini dibuat biasa supaya tidak mendorong pengunjung duduk dan makan minum di taman itu, sehingga akhirnya hanya berjalan saja.


返事を書く

あなたのコメントを入力してください。
ここにあなたの名前を入力してください