Pemerintah masih menunggu pendanaan untuk bisa mengerjakan salah satu Proyek Strategis Nasional, Pelabuhan Patimban. Dana proyek tersebut rencananya didapat dari pinjaman Japan International Coorperation Agency (JICA).
Menurut Dirjen Perhubungan Laut, Tonny Budiono mengatakan bahwa saat ini proses pendanaan proyek tersebut masih terhalang penyelesaian penyusunan greenbook proyek pembangunan mass rapid transit (MRT) di Jakarta. Hal ini berarti laporan greenbook MRT dan Patimban dijadikan satu.
Greenbook sendiri merupakan suatu daftar prioritas rencana pinjaman luar negeri sebagai syarat untuk mendapatkan pencairan pinjaman dari Jepang terkait dengan pembangunan Pelabuhan Patimban.
โPatimban kita sekarang tinggal nunggu greenbook. Karena kan kalau Patimban sekarang sudah oke, tapi kita digabung dengan MRT (greenbooknya), otomatis karena MRT-nya belum final jadi nungguโ, ujar Tonny di kantornya, (4/7/2017).
Menurut Tonny, Proyek Patimban secara otomatis harus menunggu terlebih dahulu selesainya proyek MRT. Selain itu jika laporan greenbook proyek MRT rampung, maka pendanaan akan segera dicairkan dan proyek bisa langsung berjalan. Ia juga berharap bahwa proses penyusunan greenbook tersebut bisa selesai pada bulan ini.
