NIINDO.COM – Mata uang Jepang melemah ke tingkat yang belum pernah terjadi dalam lebih dari 30 tahun terakhir, dan makin membuat khawatir para pemimpin bisnis.
Ketua Asosiasi Eksekutif Perusahaan Jepang mengatakan melemahnya daya beli yen menyebabkan harga naik dan jika upah tidak mampu mengimbangi inflasi, beban akan ditanggung konsumen.
Ketua Asosiasi Eksekutif Perusahaan Jepang, Niinami Takeshi mengatakan dirinya berpikir tren pelemahan yen telah mencapai tingkat yang memerlukan penyesuaian. Meskipun intervensi di pasar valuta asing mungkin tidak mengubah tren ini, penting bagi otoritas moneter untuk menyatakan kesediaan dalam bertindak.
Baca juga : Prefektur Hiroshima Rencana Berlakukan Pajak Akomodasi
Niinami menambahkan bahwa kenaikan harga minyak mentah di tengah ketegangan di Timur Tengah juga menjadi kekhawatiran.
Ia mengatakan biaya energi yang lebih tinggi dapat menyebabkan inflasi yang berkepanjangan di Amerika Serikat dan makin melemahnya yen.
Dikutip dari NHK World Japan
