ホーム Hukum Pejabat Amerika Serikat Salahkan Korea Utara Atas Masalah Ransomware Wannacry

Pejabat Amerika Serikat Salahkan Korea Utara Atas Masalah Ransomware Wannacry

578
0
Ransomware WannaCry korea utara

Banyak masalah yang timbul akibat bersitenggangnya antara Amerika serikat dengan Korea utara saat ini. Salah satunya adalah masalah serangan virus komputer Ransomware WannaCry. Pejabat Amerika Serikat mengatakan, jika Korea Utaralah yang secara langsung bertanggung jawab atas serangan Ransomware WannaCry yang menyerang jaringan komputer dunia pada bulan Mei 2017 lalu. Thomas Bossert, selaku penasihat untuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump, melayangkan tuduhan itu lewat sebuah artikel yang dimuat pada surat kabar ternama AS, yakni Wall Street Journal.

Itu merupakan tuduhan pertama yang dilayangkan oleh seorang pejabat Gedung Putih terkait dengan masalah Ransomware WannaCry.

Bossert, penasihat kepresidenan bidang keamanan dalam negeri, mengatakan jika tuduhan yang dilayangkannya “berdasar pada bukti”. Demikian seperti yang dikutip dari BBC, Selasa 19 Desember 2017.

Pejabat Amerika Serikat Salahkan Korea Utara Atas Masalah Ransomware Wannacry

Ia juga menambahkan, jika Inggris dan firma komputer Microsoft juga melayangkan tuduhan serupa kepada perusahaan terafiliasi pemerintah Korea Utara sebagai pihak yang bertanggung jawab atas serangan Ransomware WannaCry.

Dalam artikel tersebut, Bossert juga mengatakan bahwa Korea Utara harus bertanggung jawab atas kejadian ini.

Bossert juga mendesak agar pihak Amerika Serikat menggunakan “strategi penekanan maksimum” guna membatasi kemampuan rezim Kim Jong un dalam melakukan serangan – serangan siber.

Kendati demikian, sang penasihat kepresidenan itu tak menjelaskan lebih detail lagi mengenai tindak lanjut yang akan dilakukan oleh pihak Amerika Serikat.

“Korea Utara telah bertindak sangat buruk, tak terkendali dan perilaku jahatnya semakin mengerikan selama lebih dari satu dekade terakhir,” papar Bossert.

“Kita (AS) harus meminta pertanggungjawaban dari seluruh pihak yang telah berbuat kerugian dan kerusakan dalam dunia siber, baik yang bertindak sendiri, mengatasnamakan organisasi kriminal atau negara yang bermusuhan,” tambahnya lagi.

Seperti yang dikutip dari BBC, menyusul tuduhan tersebut yang dilayangkan oleh Thomas Bossert, Gedung Putih diperkirakan akan memberikan pernyataan resmi yang menyalahkan Korea Utara atas serangan Ransomaware WannaCry yang sangat merugikan tersebut.

返事を書く

あなたのコメントを入力してください。
ここにあなたの名前を入力してください