Kembali ke Berita
Featured21 Januari 2024

Likuefaksi di Kota Uchinada, Tanah Terangkat 1 Meter Lebih

image search: google.com

Likuefaksi di Kota Uchinada, Tanah Terangkat 1 Meter Lebih

NIINDO - Fenomena likuefaksi telah terkonfirmasi dalam Gempa Semenanjung Noto. Sebuah survei di lokasi menemukan bahwa Kota Uchinada di Provinsi Ishikawa mengalami kerusakan skala besar, termasuk tanah yang retak dan terangkat sehingga mengakibatkan ketinggian di antara dua sisinya berbeda sekitar satu meter atau lebih.

Profesor emeritus Yasuda Susumu, pakar rekayasa geoteknik dari Universitas Tokyo Denki mengatakan kerusakan yang disebabkan oleh likuefaksi mungkin terjadi di banyak lokasi dan seberapa besar luasnya masih harus dipastikan.

Yasuda pada Sabtu (06/01/2024) mulai menyurvei kerusakan yang ditimbulkan oleh gempa di Provinsi Ishikawa.

Menurut survei itu, likuefaksi yang terjadi di wilayah Miyasaka, Kota Uchinada, menyebabkan bangunan-bangunan amblas dari permukaan tanah. Beberapa retakan di tanah terkonfirmasi di lokasi sekitarnya dan tanahnya bergeser sejauh dua hingga tiga meter.

BACA JUGA : Jepang Berhasil Mendaratkan Wahana di Bulan

Di wilayah Nishiaraya, sebuah lereng landai yang sebelumnya merupakan bukit pasir, ketinggiannya kini naik lebih dari satu meter, menciptakan perbedaan yang besar. Di sepanjang pesisir Laut Jepang terdapat banyak bukit pasir, dan likuefaksi pernah terjadi ketika gempa melanda wilayah tengah Laut Jepang pada 1983.

Yasuda menekankan bahwa secara spesifik deformasi tanah kali ini lebih besar dibandingkan gempa sebelumnya di pesisir Laut Jepang.

Ia menambahkan bahwa Kota Uchinada kemungkinan besar menjadi lokasi likuefaksi karena daerah tersebut terdiri dari bukit pasir di lereng yang landai. Namun, ia mengatakan terkejut dengan skala perbedaan tanah yang terangkat yang mencapai lebih dari satu meter.

Ia menambahkan bahwa berdasarkan skala gempa, likuefaksi diyakini terjadi di banyak wilayah, termasuk di Provinsi Niigata.

Dikutip dari NHK World – Japan

https://www.youtube.com/watch?v=EhCgUHAecPI