
NIINDO - Tujuh perusahaan kereta yang merupakan bagian dari jaringan kereta yang masif di Tokyo secara bertahap menghapus tiket yang dicetak di atas kertas magnetik. Mulai musim semi mendatang, tiket tersebut akan digantikan oleh tiket dengan kode respons cepat atau QR yang akan digunakan penumpang di atas pemindai.
Salah satu tujuan pehapusan ini adalah untuk mengurangi biaya pemeliharaan gerbang tiket yang menggunakan sistem pembaca magnetik, apalagi makin banyak penumpang menggunakan kartu transportasi pintar berbasis cip. Tujuan lainnya adalah mengurangi beban lingkungan dari produksi dan pembuangan tiket magnetik.
Baca juga : Soal Ujian SIM Jepang Berbahasa Vietnam Diduga Bocor
Tujuh perusahaan yang melakukan peralihan tersebut di antaranya adalah East Japan Railway, Tokyo Monorail yang melayani Bandara Haneda, dan Keisei Electric Railway yang menghubungkan Bandara Narita dengan pusat kota Tokyo.
Ditambahkan bahwa untuk sementara waktu, tiket kereta cepat Shinkansen masih akan diterbitkan dalam bentuk kertas magnetik. Di stasiun-stasiun yang belum memasang pemindai QR, tiket akan diberikan kepada petugas stasiun.
Perusahaan-perusahaan tersebut juga bekerja sama dengan beberapa perusahaan kereta lain yang tidak melakukan perubahan tersebut agar penumpang dengan kode QR dapat berpindah ke jalur lain.
Dikutip dari : NHK NEWS
