
NIINDO - Seorang peserta ujian SIM Jepang yang mengikuti ujian dalam bahasa Vietnam ditemukan memiliki gambar soal-soal ujian sebelumnya. Temuan ini mendorong kepolisian setempat untuk menghentikan sementara pelaksanaan ujian dalam bahasa Vietnam.
Kepolisian Prefektur Chiba pada Selasa (13/10/2026) mengatakan bahwa seorang petugas pengawas mencurigai gerak-gerik seorang peserta saat ujian tertulis untuk mendapatkan SIM sepeda motor standar. Ujian tersebut diadakan di pusat penerbitan SIM di Kota Chiba, sebelah timur Tokyo.
Baca juga : Lima WN Malaysia Ditahan setelah Ditemukan Kokain di Sepatunya
Menurut kepolisian, peserta itu menggunakan ponsel pintar selama ujian, yang merupakan tindakan yang tidak diperbolehkan. Ponsel tersebut diduga berisi gambar-gambar soal ujian sebelumnya yang diyakini diambil oleh orang lain.
Pihak kepolisian menyimpulkan bahwa soal-soal ujian sebelumnya telah bocor dan memutuskan untuk menghentikan sementara ujian SIM berbahasa Vietnam mulai Jumat (16/10/2026). Kepolisian menyebutkan perlunya menghentikan penggunaan soal ujian yang ada saat ini dan menyiapkan soal-soal baru.
Kepolisian juga berencana mencegah terulangnya kejadian serupa dengan memastikan bahwa penggunaan ponsel pintar dilarang selama ujian.
Dikutip dari : NHK NEWS
