
Jepang berencana memulai distribusi obat oral COVID-19 yang dikembangkan di dalam negeri, Xocova, secara luas mulai Senin (28/11/2022) mendatang yang lebih cepat dibandingkan rencana awal.
Pemerintah Jepang menyetujui izin darurat Xocova pada Selasa (22/11/2022). Obat COVID-19 buatan Jepang pertama ini dibuat oleh perusahaan farmasi Shionogi. Xocova dapat digunakan untuk merawat bahkan gejala yang ringan.
Menteri Kesehatan Jepang Kato Katsunobu memberi tahu wartawan pada Jumat (25/11/2022) bahwa pasokan bagi satu juta orang sudah tersedia dan persiapan bagi distribusinya berjalan lancar.
Ia mengatakan pemerintah awalnya berencana untuk mulai menyediakan obat itu pada awal Desember, tetapi mempercepat tanggal distribusi menjadi Senin mendatang.
Xocova akan dikirimkan kepada sekitar 2.900 fasilitas medis yang terdaftar dalam situs web pemerintah provinsi.
sumber : https://www3.nhk.or.jp/nhkworld/id/news/398342/
