
NIINDO - Sebuah pameran teknologi mobilitas di dekat Tokyo, Jepang, menghadirkan berbagai inovasi terbaru di bidang transportasi. Salah satu teknologi yang menarik perhatian adalah sistem pengisian daya nirkabel yang memungkinkan kendaraan listrik mengisi baterai sambil melaju tanpa harus berhenti atau menggunakan kabel. Pameran Japan Mobility Show ini merupakan penerus Tokyo Motor Show dan diikuti oleh lebih dari 210 produsen mobil, perusahaan rintisan, serta organisasi industri lainnya.
Honda Motor menjadi salah satu perusahaan yang mengembangkan teknologi pengisian daya kendaraan listrik saat berjalan. Sistem ini bekerja dengan menyalurkan listrik dari kumparan pengisian daya yang tertanam di permukaan jalan menuju kendaraan. Dengan teknologi tersebut, pengisian baterai dapat dilakukan selama kendaraan bergerak, sehingga berpotensi meningkatkan kepraktisan penggunaan mobil listrik.
Baca juga: Kereta Tokyo Akan Tinggalkan Tiket Magnetik
Honda mengembangkan teknologi tersebut bersama sebuah perusahaan konstruksi. Sato Tetsu, kepala ahli teknik riset dan pengembangan Honda, mengatakan bahwa keunggulan perusahaan terletak pada kemampuan menghasilkan daya tinggi menggunakan perangkat berukuran kecil. Ia menyebut pengembangan teknologi tersebut mulai membuahkan hasil dan berharap inovasi itu dapat meningkatkan nilai serta mendorong penggunaan kendaraan listrik secara lebih luas.
Toyota juga turut mengembangkan teknologi pengisian daya nirkabel untuk kendaraan listrik. Toyota dan Honda berencana melakukan pengujian sistem masing-masing di jalan raya pada tahun fiskal 2027. Dalam pengembangan ini, East Nippon Expressway Company turut berkolaborasi untuk mendukung penerapan teknologi pengisian daya kendaraan listrik di jalan.
Selain teknologi otomotif, pameran ini juga menyoroti pentingnya keamanan siber. Salah satu produk yang ditampilkan dirancang untuk memeriksa potensi celah keamanan dalam sistem komputer yang dapat dimanfaatkan oleh peretas. Inovasi lainnya berfokus pada penanganan bencana alam, termasuk robot yang membantu tim penyelamat berkoordinasi dengan wahana nirawak. Para pengembang bahkan tengah menjajaki kemungkinan kerja sama dengan produsen otomotif untuk mengembangkan teknologi tersebut.
Japan Mobility Show menjadi ajang bagi berbagai perusahaan untuk memperkenalkan solusi mobilitas masa depan, mulai dari kendaraan listrik hingga teknologi keamanan dan penanggulangan bencana. Pameran ini dijadwalkan berlangsung hingga Jumat (16/10/2026), memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk mengenal perkembangan teknologi yang berpotensi mengubah sistem transportasi dan kehidupan masyarakat di masa mendatang.
Dikutip dari: NHK NEWS
