ニュース一覧に戻る
注目2026年10月13日

Festival Roket Tradisional di Saitama Meriahkan Doa untuk Panen Berlimpah

Festival roket tradisional Chichibu Yoshida no Ryusei di Prefektur Saitama, Jepang, kembali digelar dengan melibatkan 24 kelompok peluncur. Roket berbahan mesiu yang diluncurkan dari ketinggian 20 meter ini melambangkan doa masyarakat untuk memohon h

Festival Roket Tradisional di Saitama Meriahkan Doa untuk Panen Berlimpah

NIINDO - Warga di Prefektur Saitama, Jepang, menggelar festival roket tradisional untuk memanjatkan doa agar memperoleh hasil panen yang melimpah. Acara yang dikenal dengan nama Chichibu Yoshida no Ryusei ini berlangsung di Distrik Yoshida, Kota Chichibu, pada Minggu (11/10/2026). Tradisi tersebut telah ditetapkan sebagai warisan budaya rakyat takbenda yang penting di Jepang.

Festival ini menampilkan peluncuran roket tradisional yang disebut “ryusei”, yang berarti kekuatan naga. Roket tersebut dibuat menggunakan bahan-bahan tradisional, seperti batang pohon pinus dan bambu yang dilubangi. Proses pembuatannya mengikuti metode khas yang diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat setempat.

Baca juga : Layanan Kereta Kumamoto Kembali Beroperasi Penuh Pascagempa

Sebanyak 24 kelompok turut berpartisipasi dalam festival tahun ini. Masing-masing kelompok membawa roket hasil rakitan mereka sendiri dan meluncurkannya secara bergantian dari landasan yang berada di ketinggian sekitar 20 meter.

Saat roket-roket tersebut diluncurkan, suara gemuruh terdengar disertai kepulan asap putih. Roket melesat hingga sekitar 300 meter ke udara, menciptakan pemandangan yang menarik perhatian para pengunjung. Suasana semakin meriah ketika parasut-parasut kecil yang dibawa roket mulai terbuka dan perlahan turun ke tanah. Para penonton pun menyambut momen tersebut dengan tepuk tangan.

Baca juga : Makin Banyak Perusahaan Jepang Laporkan Kebocoran Data Pribadi

Festival ini tidak hanya menjadi bagian dari tradisi masyarakat setempat, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkenalkan kebudayaan Jepang kepada generasi muda. Seorang siswi sekolah dasar asal Kota Fukaya, Prefektur Saitama, mengaku telah mengetahui festival tersebut melalui buku pelajaran. Ia mengatakan bahwa menyaksikan peluncuran roket secara langsung memberikan pengalaman yang berbeda dan membuatnya terkesan.

Sementara itu, seorang perempuan dari Kota Kumagaya mengungkapkan kegembiraannya dapat menyaksikan festival dalam kondisi cuaca yang cerah. Menurutnya, pemandangan peluncuran roket sangat indah. Ia juga merasa terharu melihat kerja keras para peserta dalam mempersiapkan dan meluncurkan roket mereka.

Melalui penyelenggaraan Chichibu Yoshida no Ryusei, masyarakat setempat terus menjaga tradisi yang telah menjadi bagian dari warisan budaya mereka. Festival ini sekaligus menunjukkan bagaimana kebudayaan turun-temurun tetap dapat menarik perhatian masyarakat dan menjadi daya tarik bagi pengunjung dari berbagai daerah.

Dikutip dari : NHK NEWS