ホーム Budaya Naik Sepeda di Aichi Jepang ”Wajib Berusaha” Pakai Helm Mulai 1 Oktober...

Naik Sepeda di Aichi Jepang ”Wajib Berusaha” Pakai Helm Mulai 1 Oktober Ini

32
0

NIINDO.COM – Mulai 1 Oktober 2021 ini semua warga Prefektur Aichi “diwajibkan berusaha” menggunakan helm sepeda dan ada sanksinya. Demikian pula  ada sistem subsidi untuk pembelian.

“Ah, rambut saya kan akan rusak kalau pakai helm,” ungkap Inuyama seorang wanita Nagoya yang mengomentari mengenai  harus pakai helm mulai Jumat ini (1/10/2021).

Dari 54 kotamadya di Prefektur Aichi, 48 pemerintah daerah saat ini menerapkan sistem subsidi pembelian helm.

BACA JUGA : Tokyo, Osaka, dan Kyoto Jepang Terpilih Sebagai Kota Terbaik di Dunia

Ada perbedaan tergantung pada kotamadya, tetapi dalam kasus Kota Nagoya, misalnya, setengah dari harga pembelian akan dibayarkan hingga 2000 yen untuk orang tua berusia 65 tahun ke atas, dan juga untuk usia  7 hingga 18 tahun, dan umumnya sekolah dasar hingga pelajar SMA.

Tanda terima apabila diperlukan saat mengajukan subsidi,  juga dapat diperoleh.

Prosedur di kantor lingkungan, mengunduh formulir aplikasi dari Internet dan mengirimkannya bersama dengan tanda terima pembelian helm ke pemda setempat.

Dengan revisi peraturan ini, akan menjadi “wajib” untuk mengambil asuransi kerusakan sepeda, tetapi beberapa asuransi mobil dan asuransi kebakaran memiliki asuransi sepeda sebagai kontrak khusus.

Jika  belum berlangganan, ada asuransi yang dapat  ajukan dari Internet seharga beberapa ratus yen sebulan.

BACA JUGA : Popularitas Taro Kono Meningkat Dibanding 3 Calon Lainnya Usai Debat Kandidat LDP Jepang

“Pastikan untuk mengambil asuransi sebelum mengendarai sepeda,” ungkap sumber R susilo Tokyo, di pemda Nagoya Jumat (1/10/2021).

Di sisi lain, kecelakaan yang menyedihkan terkait sepeda tidak ada habisnya di Jepang Di prefektur Aichi, 155 orang tewas dalam kecelakaan sepeda dalam lima tahun terakhir.

Dari jumlah tersebut, sekitar 70% terluka parah di kepala.

Menanggapi situasi ini, Prefektur Aichi merevisi peraturan tersebut, dan mulai 1 Oktober ini, tidak hanya anak-anak tetapi juga orang dewasa wajib mengenakan helm di seluruh daerah prefektur.

Pelanggaran aturan sepeda di Jepang denda maksimum 50.000 yen. Misalnya bersepeda menggunakan payung dilarang keras. Membongceng sepeda dua dewasa dilarang keras.

Tahun 2020 jumlah kecelakaan lalu lintas terkait sepeda terbanyak di Jepang terjadi di Shizuoka. Dari 10.000 sepeda, 21,51 atau lebih dari 21 sepeda mengalami kecelakaan.

Peringkat kedua di Gunma melibatkan hampir 21 sepeda per 10.000 sepeda mengalami kecelakaan.

Peringkat ketiga Fukuoka melibatkan hampir 20 sepeda per 100.000 sepeda yang mengalami kecelakaan.

Namun dari jumlah kasus kecelakaan terbanyak di   Tokyo , setahun terjadi  11.771  kecelakaan sepeda. Peringkat kedua di Osaka  sebanyak 11.070 kecelakaan.

Peringkat ketiga  di prefektur Aichi sebanyak 7.618 kecelakaan dalam setahun.

返事を書く

あなたのコメントを入力してください。
ここにあなたの名前を入力してください