Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menerima kunjungan Duta Besar Jepang untuk Indonesia yang baru, Masafumi Ishii dalam rangka untuk membahas kelanjutan kerja sama antara kedua negara baik yang baru maupun yang tengah berjalan, di Kementerian PUPR, Jakarta (30/5/2017).
Dalam pertemuan tersebut dibahas 5 kerja sama yang telah berjalan dan kerja sama baru. Kerjasama baru yang akan dilaksanakan yaitu bantuan sistem keamana untuk Stadion Utama Gelora Bung Karno, kerja sama hibah senilai 500 Yen menggunakan skema Non Project Type grant Aid (NPGA), penawaran bantuan peralatan pendeteksi wajah dalah rangka kerjasama pencegahan terorisme.
“terutama untuk mendukung pelaksanaan Asian Games 2018 yang diselenggarakan di Stadion Utama GBK yang memiliki 60.000 tempat duduk, dapat dideteksi hanya dalam hitungan detik”, ujar Basuki.
Kerjasama kedua yang dibahas diantaranya kelanjutan pembangunan jalan akses Pelabuhan Patimban.
Kerjasama berikutnya adalah terkait pembangunan Jakarta Sewerage System atau instalasi pengolahan air limbah (IPAL) dari pinjaman pemerintah Jepang.
Kerjasama keempat adalah pembangunan Bandung Intra Urban Toll Road (BIUTR), merupakan proyek jalan tol dalam kota Bandung.
Untuk selanjutnya, proyek Bali Beach Conservation Project Phase II, yang akan dibangun di 4 lokasi yaitu Pantai Legian-Seminyak, Pantai Candidasa, Tanjung Benoa dan pantai Nusa Dua dengan total pinjaman sekitar 1,1 Miliar Yen atau sekitar Rp 1,2 triliun, kerjasama tersebut bertujuan untuk mengembalikan kondisi pantai yang terrgerus ombak sehingga tidak mengakibatkan berkurangnya garis pantai.
Kerjasama keenam adalah kerjasama Modernisasi Daerah Irigasi Rentang dan Daerah Irigasi Komering, dan yang terakhir adalah pengendalian banjir di Solo atau Lower Solo River Improvement project Phase II.
