Beranda » Manajemen Baru PT Nissan Motor Indonesia Untuk Menjembatani Aliansi Nissan-Mitsubishi

Manajemen Baru PT Nissan Motor Indonesia Untuk Menjembatani Aliansi Nissan-Mitsubishi

  • oleh

Jajaran manajemen baru PT Nissan Motor Indonesia (NMI) di Indonesia saat ini memiliki nahkoda baru, yaitu Eiichi Koito sebagai Presiden Direktur NMI yang menggantikan posisi Antonio Zara. Untuk tahun ini, Eiichi disiapkan sebagai tokoh kunci yang menjembatani aliansi yang tercipta antara Nissan dan Mitsubishi di Indonesia.

Pada akhir 2016 lalu, pihak prinsipal Nissan Motor Corporation (NMC) melakukan pembelian 34 persen saham milik Mitsubishi Motors Corporation (MMC). Hal itu dilakukan karena Mitsubishi terjerat kasus penipuan emisi di Jepang, sehingga hal ini membuat perusahaannya menjadi rugi. pilihan terakhirnya adalah  menjual saham dirasa menjadi pilihan terbaik untuk menyelamatkan perusahaan dan memiliki pemilik baru.

Presiden Direktur terbaru ini memang bukan orang baru di Indonesia. Ia dipilih karena keterlibatannya dengan bisnis di Indonesia sejak 2003 dan bahkan sempat menjadi Direktur Pemasaran pada 2010. Eiichi sudah belasan tahun tinggal di Indonesia, bekerja untuk Mitsubishi dan bisa dibilang fasih berbahasa Indonesia.

Eiichi sudah mempersiapkan tugasnya di Mitsubishi, sebagai jembatan dan mempersiapkan sinergi yang kuat  aliansi Nissan-Mitsubishi. Ia akan berfokus pada pemasok, purchaising, dan logistik agar dapat menekan biaya, sehingga menjadi lebih kompetitif (23/5/2017).

Ia juga mengatakan bahwa kedua merek juga dapat saling memasok produksi satu sama lain, mengingat kedua merek memiliki fasilitas produksi berkapasitas cukup mumpuni di Indonesia.

Selain dengan melancarkan sinergi aliansi Nissan-Mitsubishi, ia juga akan berfokus untuk memperkuat jaringan penjualan dan layanan purna jual di seluruh Indonesia. keinginannya adalah menjadikan Nissan Indonesia sebagai perusahaan yang lebih mengutamakan kepuasan pelanggan. Salah satu programnya adalah memastikan ketersediaan key value parts, perluasan layanan mobile service, gratis biaya jasa untuk service berkala hingga 4 tahun. Selain itu, penambahan jumlah suku cadang yang dijamin dalam program 1×24 jam, hingga 2.000 suku cadang.

Untuk tahun ini Nissan Indonesia melakukan beberapa langkah untuk merealisasikan visi Intelligent Mobility untuk menciptakan pengalaman berkendara yang lebih aman, pintar dan dinikmati para pelanggannya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.