NIINDO – Aktivitas seismik di Kepulauan Tokara, Prefektur Kagoshima, Jepang barat daya, terus menunjukkan peningkatan signifikan. Sejak 21 Juni, lebih dari 1.600 gempa yang dapat dirasakan oleh manusia tercatat mengguncang pulau-pulau terpencil Akusekijima dan Kodakarajima.
Hingga Selasa (8/7/2025) pukul 04.00 waktu setempat, Badan Meteorologi Jepang (JMA) mencatat total 1.663 gempa dengan intensitas 1 atau lebih pada skala intensitas Jepang yang berkisar dari 0 hingga 7.
Di antara rangkaian gempa tersebut, yang terbesar tercatat pada Kamis (3/7/2025), ketika Akusekijima diguncang gempa berkekuatan intensitas 6 lemah. Guncangan kuat kembali terjadi pada Minggu (6/7/2025), dengan dua gempa berkekuatan 5 kuat, serta gempa bermagnitudo 5,1 dengan intensitas 5 lemah yang mengguncang pada Senin (7/7/2025).
Baca juga : Kloter Kedua Pengungsi Gempa Tokara Tiba di Kagoshima, Evakuasi Masih Berlanjut
Kawasan Tokara memang dikenal sebagai wilayah aktif secara seismik dan pernah mengalami serangkaian gempa pada 2021 dan 2023. Namun, para pejabat mencatat bahwa aktivitas gempa kali ini merupakan yang paling intensif dalam beberapa tahun terakhir.
Badan Meteorologi Jepang memperingatkan warga setempat dan para pengungsi yang masih berada di pulau-pulau tersebut untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa kuat berikutnya, dengan potensi kekuatan mencapai intensitas 6 lemah.
Otoritas desa dan pemerintah daerah terus memantau aktivitas seismik secara ketat dan siap memperpanjang atau menambah evakuasi jika kondisi memburuk. Warga diminta untuk mengikuti informasi resmi dan bersiap menghadapi keadaan darurat.
Dikutip dari : NHK NEWS
