ホーム Hukum KPK Ingatkan Pejabat Tolak Bingkisan Lebaran Terkait Jabatan

KPK Ingatkan Pejabat Tolak Bingkisan Lebaran Terkait Jabatan

935
0

Komisi Pemberantasan Korupsi kembali mengingatkan seluruh pegawai negeri dan penyelenggara negara untuk menolak gratifikasi  yang berhubungan dengan jabatan dan berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya. Hal tersebut disampaikan terkait dengan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1438 H.

Ketua KPK Agus Rahardjo memaparkan bahwa penerimaan gratifikasi yang berhubungan dengan jabatan meliki risiko sanksi pidana. Hal tersebut didasari Undang – undang nomor 20 tahun 2001 juncto UU nomor 31 tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi.

“Hadiah atau bingkisan yang diterima oleh pegawai negeri dan penyelenggara negara akan langsung dianggap gratifikasi atau suap jika tak dilaporkan kepada KPK selama 30 hari kerja sejak diterima. Jadi semua hadiah wajib ditolak, atau laporkan”, ujar Agus dalam keterangan pers yang diterima (23/6/2017).

Agus juga menjelaskan bahwa di dalam ajaran Islam memang tidak terdapat larangan menerima hadiah. Namun hadiah yang dapat mempengaruhi keputusan terkait jabatan seseorang bisa dikatakan masuk dalam kategori gratifikasi yang melanggar undang – undang. Untuk jenisnya sendiri, hadiah bisa berupa uang tunai, bingkisan makanan-minuman, parsel, fasilitas atau bentuk pemberian lainnya dari rekanan, pengusaha dan masyarakat yang berhubungan dengan jabatannya.

Pegawai negeri atau pun penyelenggara negara yang menerima gratifikasi bertentangan dengan kode etik dan memiliki potensi untuk menimbulkan konflik kepentingan.  Selain itu, KPK juga melarang para pegawai negeri dan penyelenggara negara untuk menggunakan mobil dinas untuk mudik.

返事を書く

あなたのコメントを入力してください。
ここにあなたの名前を入力してください