NIINDO – Kamis (01/02/2024) menandai satu bulan sejak gempa berkekuatan 7,6 mengguncang Jepang tengah, menyebabkan lebih dari 200 orang tewas dan ribuan lainnya tinggal di tempat evakuasi. Otoritas kini berupaya mendukung para korban selamat dalam perjalanan panjang menuju pemulihan.
Di Prefektur Ishikawa, 240 orang dipastikan tewas dan 15 lainnya masih belum ditemukan.
Hingga Kamis, lebih dari 47.000 rumah dipastikan rusak, banyak di antaranya berada di Semenanjung Noto.
Baca juga : Korban Gempa Noto Hadapi Masalah Kekurangan Air
Hal ini memaksa lebih dari 14.000 orang mengungsi ke pusat-pusat evakuasi. Lebih dari 4.000 di antara mereka tinggal di pusat evakuasi sekunder, seperti penginapan dan hotel, kebanyakan di lokasi yang jauh dari rumah mereka.
Di banyak daerah, infrastruktur utama masih belum berfungsi. Lebih dari 40.000 rumah dan tempat usaha, terutama di Noto, mengalami kekurangan air. Pasokan diperkirakan akan pulih di beberapa daerah selambatnya akhir Maret. Namun, lokasi tertentu kemungkinan tidak akan mendapat aliran air hingga bulan April.
Perumahan darurat juga mulai tersedia pada Rabu di Kota Wajima yang dilanda gempa.
Penduduk setempat memperkirakan perjalanan masih panjang. Salah satu dari mereka mengatakan putus asa memikirkan apa yang harus dilakukan mulai saat ini dan tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan.
Baca juga : Kompleks Restoran dan Pemandian Air Panas Baru Dibuka di Pasar Toyosu
Otoritas telah ditugaskan untuk memberikan dukungan kepada para korban selamat yang terpaksa tinggal di perumahan sementara. Banyak di antara mereka berada di daerah yang jauh dari rumah dan mata pencahariannya.
Langkah selanjutnya kemungkinan adalah membantu bisnis lokal untuk bangkit kembali.
Dikutip dari NHK WORLD JAPAN

Pingback: Sinopsis dan Daftar Pemain Eye Love You, Kolaborasi Jepang dan Korea - Niindo