NIINDO – Perdana Menteri Jepang Kishida Fumio berencana mengganti beberapa pejabat tinggi di pemerintahannya sebagai respons atas skandal keuangan yang makin melebar yang melibatkan faksi terbesar di Partai Demokratik Liberal (LDP) yang berkuasa.
Ia berencana melakukan perombakan secepatnya setelah masa sidang Parlemen saat ini ditutup pada Rabu (13/12/2023).
Skandal ini terutama melibatkan faksi LDP yang pernah dipimpin oleh mendiang Perdana Menteri Abe Shinzo. Sampai saat ini kelompok itu masih disebut sebagai “faksi Abe”.
Sejumlah sumber mengatakan faksi tersebut diduga melakukan pembayaran tak sepatutnya kepada para anggota yang melampaui kuota penjualan tiket untuk acara penggalangan dana.
BACA JUGA : PM Jepang Akan Pecat Beberapa Menteri karena Tuduhan Gratifikasi
Pejabat senior yang dimaksud termasuk Menteri Sekretaris Kabinet Matsuno Hirokazu, Ketua Fraksi LDP di Parlemen Takagi Tsuyoshi, Sekretaris Jenderal Majelis Tinggi LDP Seko Hiroshige, Ketua Kebijakan LDP Hagiuda Koichi, serta Menteri Perekonomian, Perdagangan, dan Perindustrian Nishimura Yasutoshi.
Perdana Menteri Kishida kini membuat pengaturan untuk mengganti sejumlah menteri Kabinet dan eksekutif LDP, termasuk Matsuno dan Takagi.
Namun, Kishida diperkirakan akan mempertimbangkan dengan cermat terkait jumlah dan waktu pergantian personel karena adanya konflik pandangan di dalam pemerintahan dan LDP.
Dikutip dari NHK WORLD – JAPAN
