Perusahaan asal Jepang Honda melihat potensi motor bertenaga listrik akan menjadi alat transportasi masyarakat Jepang dimasa mendatang. Alasannya adalah pentingnya kesadaran motor ramah lingkungan. Selain di Jepang, Honda juga akan mengembangkan pemasarannya ke sejumlah negara potensi salah satunya Indonesia.
Mengenai hal tersebut, PT Astra Honda Motor (AHM) menyambut baik produk motor listrik ramah lingkungan tersebut. menurut Johannes Loman Executive Vice PresidentDirektur PT AHM, pihaknya sudah bertekad untuk memasarkan motor listrik, namun untuk melakukan hal tersebut ternyata tidak mudah. Perlunya riset pengembangan motor listrik komuter yang sangat nyaman untuk masyarakat Indonesia.
Dapat diperkirakan, motor listrik masuk Indonesia lima tahun setelah HMC meluncurkan sejumlah motor listrik di jepang. Hal ini dikarenakan AHM harus memiliki tempat terlebih dahulu untuk proses recycle baterai agar tidak merusak keseimbangan ekosistem.
Bahkan bisa saja, AHM dimungkinkan akan memproduksi lokal motor listrik di Indonesia untuk pasar domestik dan luar negeri.
Menurut Loman, Hodan dan Asosiasi Industri Sepeda motor Indonesia sangat ini masih terfokus untuk membahas motor listrik termasuk regulasi, infrastruktur hingga recycle baterainya. Salah satu fitur utama dari motor listrik adalah memiliki baterai listrik yang bisa dipasang dan dilepas untuk dicas ulang baterainya.
AISI memiliki rencana, jika memang sudah siap, motor listrik di Indonesia diwajibkan untuk bisa saling bergantian menggunakan baterai. Diharapkan satu baterai dapat digunakan untuk beberapa merek motor listrik.
Pada kesempatan yang sama, Thoma Wijaya selaku Direktur Marketing AHM memaparkan bahwa yang menjadi PR utama AHM adalah recycle baterai dari motor listrik tersebut. hal ini dikarenakan limbah baterai lithium ion pada motor listrik memiliki dampak buruk dan membahayakan bagi kelangsungan hidup manusia.
