Beranda » Kasus Pertusis Masih Meningkat di Jepang

Kasus Pertusis Masih Meningkat di Jepang

NIIINDO – Kasus batuk rejan atau pertusis terus meningkat di Jepang. Institut Keamanan Kesehatan Jepang mengatakan institusi medis di seluruh negeri melaporkan 2.176 kasus dalam sepekan hingga 27 April, naik 292 kasus dari pekan sebelumnya.

Jumlah pasien per pekan merupakan yang tertinggi sejak metode pencatatan saat ini dimulai pada 2018. Jumlah ini memecahkan rekor sebelumnya selama lima pekan berturut-turut.

Jumlah kumulatif pasien sejak awal tahun adalah 11.921, lebih dari dua kali lipat jumlah total tahun lalu.

Berdasarkan prefektur, Tokyo dan Fukuoka memiliki 142 pasien, Niigata memiliki 132, Hyogo 110, dan Osaka 105.

Baca juga : Anak-Anak Menampilkan Tarian Kuno di Kuil di Nara

Pertusis adalah penyakit menular akibat bakteri, ditandai dengan batuk yang intens dan terus-menerus, terutama pada anak-anak. Penyakit ini dapat berakibat fatal pada bayi hingga usia enam bulan.

Di tengah meningkatnya jumlah pasien pada musim ini, dilaporkan beberapa kasus pada bayi yang tidak divaksinasi menjadi parah atau meninggal. Terdapat juga laporan kasus yang resisten terhadap obat antibakteri konvensional.

Perhimpunan Dokter Anak Jepang mengimbau orang tua untuk memvaksinasi bayi mereka segera setelah berusia dua bulan.

Dikutip dari NHK NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.