NIINDO – Kota Kamakura di pesisir selatan Tokyo merupakan magnet wisata karena memiliki puluhan kuil Shinto dan Buddha, serta tempat indah lainnya.
Namun, banyaknya pengunjung menyebabkan gangguan signifikan terhadap kehidupan sehari-hari warga setempat, sehingga otoritas terkait sedang menguji cara untuk mengurai jumlah pengunjung.
Pejabat pemerintah telah mendiskusikan kemungkinan solusi bersama pemerintah Kota Kamakura dan operator kereta setempat.
BACA JUGA : Gokil, Penutup Lubang Got Cantik di Tokyo Ini Jadi Magnet Wisatawan
Kereta Listrik Enoshima dipenuhi wisatawan yang mengunjungi Patung Buddha Agung Kamakura. Guna mengurai kepadatan, pihak berwenang berencana mendorong wisatawan untuk berjalan kaki ke kuil tersebut, yang memakan waktu sekitar 4 menit dengan kereta dari stasiun Kamakura.
Rute alternatif dengan kereta juga akan diberlakukan bagi wisatawan yang ingin mengunjungi tempat-tempat wisata di daerah tetangga, Enoshima.
Uji coba terhadap sejumlah ide untuk mengurangi penumpukan massa menurut rencana akan berlangsung pada masa liburan musim semi yang dimulai pada akhir bulan April.
Dikutip dari NHK News
