Beranda » Jokowi Minta Pencegahan Terorisme Dilakukan Disekolah, Tempat Ibadah Dan Penjara

Jokowi Minta Pencegahan Terorisme Dilakukan Disekolah, Tempat Ibadah Dan Penjara

  • oleh

Aksi kejahatan terorisme telah menjadi musuh bersama dan membuat semua orang menjadi resah karena dapat mengancam nyawa orang lain yang tidak bersalah. Menindaklanjuti aksi terorisme ini, presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan pemerintah tidak akan ragu dalam menindak aksi terorisme. Selain itu, Jokowi juga ingin program deradikalisasi juga terus digalakkan.

“Berkaitan dengan terorisme saya minta juga BNPT, program pencegahan, penyebaran paham – paham terorisme ini juga bisa terus dikerjakan melalui sekolah – sekolah, tempat – tempat ibadah, dan juga di dalam penjara”, tutur Presiden Jokowi dalam pembukaan sidang kabinet paripurna di Istana Bogor, Jl Ir H Juanda, Kota Bogor, Jawa Barat, (29/5/2017).

Menurut Jokowi aksi terorisme menjadi salah satu aksi kejahatan yang meresahkan seluruh dunia, oleh karenanya perlunya pencegahan yang maksimal. Kasus terorisme tidak hanya berdampak dalam negeri saja, namun hal ini juga menimbulkan dampak buruk dimata dunia terhadap Indonesia.

“Juga dengan media sosial, karena ini juga akan sangat mengurangi aksi – aksi terorisme yang hampir semua negara ini mengalami” tambah Jokowi.

Dari aksi terorisme yang baru – baru ini terjadi di Jakarta, Jokowi pun meminta agar pembahasan revisi UU Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme segera diselesaikan. Sehingga aparat bisa maksimal dalam memberantas terorisme sampai ke akarnya.

Jokowi menegaskan kepada pemerintah untuk secara maksimal dalam mengatasi aksi terorisme agar tidak terulang lagi dan bahkan diharapkan bisa sampai ke akar permasalahan dari aksi terorisme.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.