Di tahun ini Jepang memberikan sinyal baik untuk ikut bergabung sebagai anggota lembaga pembiayan multinasional dari China, yaitu Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB). Tokyo sudah siap untuk bergabung dengan AIIB dan akan segera memutuskan rencana tersebut.
Padahal sebelumnya AIIB dipandang sebagai saingan Bank Dunia yang didominasi Barat dan ADB dari Jepang bersama Amerika Serikat.Β Sebelumnya Jepang bersama AS memilih untuk tidak ikut bergabung bersama AIIB. Kedua negara tersebut bisa dikatakan khawatir dengan AIIB yang akan bertentangan dengan ADB, yang merupakan institusi berbasih di Manila yang didirikan oleh Jepang dan Amerika Serikat.
Namun seiring berjalannya waktu, Jepang justru melihat AIIB dapat melengkapi upaya ADB untuk mendukung pembangunan di negara lain yang ada di Asia, mengingat kebutuhan pembiayaan infrastruktur Asia yang terus meningkat. AIIB sendiri merupakan lembaga pembiyaan multinasional yang diprakarsai oleh China.
Menurut pejabat senior Partai Demokrat Liberal Jepang mengatakan bahwa Tokyo siap untuk ikut bergabung bersama AIIB. Hal ini tentunya meruntuhkan ketegasan Jepang untuk tetap memanfaatkan Asian Development Bank (ADB) yang diprakarsai oleh Jepang untuk membiayai berbagai program.
Sebelumnya, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe juga pernah mengatakan bahwa JepangΒ memang tidak menutup peluang untuk ikut bergabung dengan AIIB. Kebijakan tersebut menjadi salah satu cara Jepang untuk ikut serta dalam membiayai megaproyek ambisius Jalur Sutra Modern. Jadi untuk saat ini pihak Jepang menilai persaingan yang sehat untuk pengembangan pembiayaan dari AIIB memiliki dampak positif bagi pembangunan infrastruktur dan mendorong pertumbuhan ekonomi dan inkusifitas di Asia.
Namun sebelum bergabung, Jepang terlebih dahulu memastikan tata kelola dari perbankan AIIB. Hal ini dikarenakan, sebelumnya Tokyo menilai AIIB memiliki tata kelola yang belum baik dan dalam pelaksanannya transparan. Jadi Jepang masih memantau AIIB secara hati β hati, sebelum mereka memutuskan untuk bergabung dengan AIIB.
