Beranda » Jepang Peringatkan Risiko Pantulan Gelombang Tsunami

Jepang Peringatkan Risiko Pantulan Gelombang Tsunami

NIINDO – Menyusul gempa dahsyat yang melanda dekat Semenanjung Kamchatka, Rusia, pada Rabu (30/07/2025) pagi, Badan Meteorologi Jepang mengatakan gelombang tsunami yang datang setelah gelombang pertama bisa lebih kuat, sebagian karena topografi bawah laut yang unik di wilayah tersebut.

Gempa dengan perkiraan magnitudo 8,8 terjadi di dekat semenanjung itu sekitar pukul 11.25 waktu setempat. Gelombang tsunami terpantau di sebagian besar pesisir Pasifik Jepang.

Badan Meteorologi menyatakan bahwa pegunungan bawah laut yang dikenal sebagai Rangkaian Pegunungan Laut Kaisar terletak di sebelah timur semenanjung tersebut, membentang sekitar 2.000 kilometer dari selatan ke utara. Gunung-gunung laut itu terletak pada kedalaman sekitar 6.000 meter, dengan beberapa di antaranya menjulang lebih dari 4.000 atau 5.000 meter di atas dasar laut.

Baca juga : Festival Gion Warnai Kyoto dengan Parade Kendaraan Hias Megah

Badan tersebut memperkirakan topografi ini dapat menyebabkan gelombang tsunami terpantul, menjadikannya makin tinggi saat bergerak menuju kepulauan Jepang.

Pada gempa tahun 2006 yang terjadi di lepas pantai timur Kepulauan Kuril, sebelah selatan episentrum gempa hari Rabu, Badan Meteorologi Jepang menemukan bahwa gelombang pantul tsunami yang disebabkan oleh topografi setempat lebih tinggi dibandingkan tsunami pertama. Gelombang yang lebih tinggi itu mencapai pesisir Jepang barat.

Dikutip dari NHK NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.