Beranda » Jepang, China, dan Taiwan Sangat Minat Kembangkan Mobil Listrik di RI

Jepang, China, dan Taiwan Sangat Minat Kembangkan Mobil Listrik di RI

  • oleh

Kini pemerintah sedang gencar mendorong pengembangan mobil listrik dalam negeri. Sejumlah negara pun bahkan telah menunjukkan minat untuk bekerja sama mengembangkan mobil ini di dalam negeri.

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mengatakan, jika ada beberapa negara yang siap bekerja sama dengan Indonesia antara lain, Jepang, China hingga Taiwan. Namun, dirinya akan mengkaji terlebih dulu potensi keuntungan dari kerja sama tersebut.

mobil listrik indo

“Hal ini open untuk berbagai negara. Tapi ada tiga negara yang sangat berminat bekerja sama yakni China sudah menyatakan minat, Jepang dan juga Taiwan minat. Nanti kita lihat, kita fasilitasi,” ujar dia di Kompleks saat ditemui di Istana Kepresidenan.

Airlangga juga menjelaskan, untuk mengembangkan mobil ini hingga mampu diproduksi secara massal, dibutuhkan adanya lima unsur yang harus dimiliki oleh produsen. Oleh sebab itu, tidak sembarangan bagi setiap produsen bisa mengembangkan mobil ini untuk tujuan komersial.

‎”Memasarkan secara luas kan, kuncinya distribusi network harus juga luas. Dua, kapasitas pabrik bisa tinggi. Ketiga, spare part kualitas yang terjamin. Keempat, resale value juga terjamin. Kelima, adanya pembiayaan.

“Nah Jadi, itulah lima unsur yang harus dimiliki oleh industri otomotif. Nah, saat itu sebagai contoh industri berbasis China, begitu masuk penetrasi market di Indonesia, mereka harus siapkan lima langkah tersebut. Jadi, lima langkah ini mutlak untuk mempersiapkan industri otomotif,” ujar Airlangga.

Selain itu, Airlangga juga mempersilakan bagi setiap produsen Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPI) serta perguruan tinggi turut mengembangkan mobil listrik ini. Menurut dia, pemerintah akan mendukung para pemangkut kepentingan di dalam negeri untuk turut melakukan pengembangan tersebut.

mobil listrik mahsiswa indonesia

“Kalau buat itu silakan. Jika BPPT bekerja sama dengan ITS, dan kemarin WIKA itu mau bikin motor listrik akan kita dorong. Jika mahasiswa beberapa memang buat, ya bagus. Tapi yang paling penting ini kan bisa jadi skala industri,” ujar dia.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.