Beranda » Jepang Catat Angka Kelahiran Terendah Tahun Lalu

Jepang Catat Angka Kelahiran Terendah Tahun Lalu

NIINDO – Jepang mencatat jumlah angka kelahiran terendah pada tahun lalu, menurut data awal dari pemerintah.

Kementerian Kesehatan Jepang mengatakan pada Selasa (27/02/2024) bahwa bayi yang lahir di negara ini tahun lalu jumlahnya 758.631, terendah sejak pencatatan dimulai. Angka ini turun 5,1 persen dari tahun 2022 dan merupakan penurunan selama delapan tahun berturut-turut.

Angka kelahiran di Jepang melonjak selama ledakan kelahiran pascaperang dari tahun 1947 hingga 1949. Lebih dari 2,69 juta bayi dilahirkan pada tahun 1949, yang merupakan rekor tertinggi.

Jumlah tersebut kemudian menurun, lalu melonjak lagi selama ledakan angka kelahiran kedua pada tahun 1971 hingga 1974. Kelahiran pada tahun 1973 melampaui 2,09 juta. Namun, angka tersebut kemudian mengalami penurunan.

Baca juga : Boneka “Hina” Antik Dipamerkan di Rumah Tua di Okayama

Jumlah angka kelahiran turun di bawah satu juta untuk pertama kalinya pada tahun 2016.

Institut Penelitian Kependudukan dan Jaminan Sosial Nasional Jepang memperkirakan pada tahun lalu bahwa jumlah angka kelahiran akan turun di bawah 760.000 pada tahun 2035. Hal ini pernah terjadi lebih dari satu dekade sebelumnya.

Sementara itu, data awal menunjukkan jumlah orang yang meninggal di Jepang pada tahun lalu mencapai rekor tertinggi, yakni lebih dari 1,59 juta orang.

Pejabat Kementerian Kesehatan Jepang memperkirakan jumlah kelahiran akan terus menurun, dengan menyusutnya populasi muda, yang menunda pernikahan dan memiliki anak.

Faktor lainnya adalah menurunnya jumlah pernikahan akibat pandemi virus korona.

Para pejabat menggambarkan situasi ini sebagai situasi kritis. Mereka juga mengatakan akan bekerja sama dengan kementerian dan lembaga pemerintah terkait untuk mengambil tindakan yang diperlukan.

Dikutip dari NHK NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.