ホーム Healty Jepang Akan Simulasi Vaksinasi Virus Corona 27 Januari

Jepang Akan Simulasi Vaksinasi Virus Corona 27 Januari

150
0
Ditengah masa status keadaan darurat, warga Tokyo si Shibuya Crossing masih beraktifitas seperti biasa. Foto Andylala

NIINDO.COM – Pemerintah Jepang akan mengadakan simulasi vaksinasi Virus Corona di Kawasaki dekat Tokyo pada Rabu (27/1).

Dikutip dari Kyodo News, Menteri Reformasi Administrasi Taro Kono, yang merupakan menteri yang bertanggung jawab atas upaya vaksinasi, mengatakan, rencana tersebut dilakukan ketika Jepang bersiap untuk memulai vaksinasi Virus Corona baru pada akhir Februari. Hal ini dilakukan, setelah memeriksa keamanan dan kemanjuran vaksin yang telah disiapkan Pemerintah.

BACA JUGA : Ilmuwan Jepang Kembangkan Robot “Monster Serigala” Untuk Mengusir Hewan Liar

“Kami akan menilai berapa lama (untuk memvaksinasi) dan seberapa besar sistem yang dibutuhkan. Nanti kami akan menginformasikan ke kota-kota hasilnya,” kata Taro Kono di sela-sela rapat Panitia Anggaran Dewan Senin (25/1).

Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga menyebut, vaksinasi adalah sebagai langkah kunci melawan virus corona. Berbicara di Parlemen, Suga mengatakan akan segera membawa vaksin kepada masyarakat. Ia berjanji untuk memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat tentang dampak dari vaksin itu.

Jepang akan menerima 310 juta dosis vaksin dari dua perusahaan farmasi AS yaitu Pfizer Inc., & Moderna Inc., serta perusahaan farmasi dari Inggris AstraZeneca Plc. Totalnya akan cukup untuk 157 juta orang.

BACA JUGA : Dubes RI Untuk Jepang Dorong UMKM Mampu Berinovasi Ditengah Masa Pandemi Corona

Pekerja medis diharapkan memenuhi syarat untuk vaksinasi terlebih dahulu, diikuti oleh orang yang berusia 65 atau lebih, kemudian orang dengan kondisi yang sudah ada sebelumnya dan mereka yang merawat orang tua.

Sementara pemerintah pusat bertugas mengamankan ketersediaan vaksin, untuk penyuntikan vaksin kepada warga diserahkan kepada pemerintah daerah.

vaksin virus corona (Covid-19) secara gratis kepada semua penduduk di negeri itu. Ini sesuai dengan UU yang baru disetujui Rabu (2/12/2020).

Pemerintah akan menanggung semua biaya vaksin untuk 126 juta penduduk. Persetujuan telah dilakukan majelis tinggi parlemen setelah sebelumnya ketok palu dilakukan di majelis rendah pada awal Desember 2020 lalu. Pemerintah mengalokasikan anggaran untuk vaksin Corona ini hingga US$ 6,4 miliar.

返事を書く

あなたのコメントを入力してください。
ここにあなたの名前を入力してください