Beranda » Ini Sebabnya Ekspor Cangkang Sawit ke Jepang Tumbuh

Ini Sebabnya Ekspor Cangkang Sawit ke Jepang Tumbuh

  • oleh

Ekspor cangkang  sawit ke Jepang tumbuh 40% per tahun seiring dengan peningkatan penggunaan energi baru dan terbarukan dalam program bauran energi di Negeri Sakura.

Ketua Umum Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia (Perhepi) Bayu Krisnamurthi memaparkan bahwa pengapalan biomassa sawit ke Jepang pada tahun mencapai 450.000 ton dan ke Korea 400.000 ton dengan nilai ekspor ke kedua negara tersebut lebih dari Rp1 triliun. Harga komoditas tersebut saat ini berkisar US$80-US$85 per ton free on board (FOB).

Dalam siaran pers, ia mengungkapkan bahwa ekspor produk sawit yaitu cangkang sawit dan tandan kosong sawit naik sangat pesat (11/7/2017).

Perhepi menjadi bagian dari Delegasi Sawit Indonesia yang berkunjung ke Tokyo dan Osaka dalam misi promosi dan diplomasi dagang produk sawit selama 10-14 Juli. Adapun anggota delegasi lainnya diantaranya wakil dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Perdagangan, Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), Asosiasi Produsen Biodiesel Indonesia (Aprobi), Asosiasi Pengusaha Cangkang Sawit Indonesia (Apcasi), dan wakil dari eksportir.

Dari undangan Atase Perdagangan Tokyo dan ITPC Osaka tersebut memiliki misi yang sudah dilaksanakan yaitu telah mempertemukan asosiasi dan eksportir sawit Indonesia dengan 30 importir besar di Tokyo dan Osaka. Kegiatan promosi dan diplomasi tersebut diisi dengan one-on-one business meeting.

Ketua Asosiasi Pengusaha Cangkang Sawit Indonesia Dikky Akhmar menyatakan bahwa pihaknya akan segera melakukan penandatanganan kontrak penjualan cangkang sawit dengan Jepang untuk 10 tahun ke depan untuk pembangkit listrik di Jepang dengan kapasitas sekitar 320 megawatt (MW).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.