NIINDO – Seorang nelayan kepiting salju merah di Jepang tengah membongkar muat tangkapan pertamanya sejak gempa pada 1 Januari menyebabkan peralatannya hancur.
Shiotani Hisao telah bekerja sebagai nelayan kepiting selama 45 tahun dan beroperasi di sebuah pelabuhan di Kota Imizu, Prefektur Toyama. Tiga perahu yang menangkap makanan khas musim dingin setempat itu berpangkalan di pelabuhan tersebut.
Gempa itu menyebabkan kerusakan parah pada perangkap kepiting di dasar laut, dan banyak yang terkubur atau hanyut.
Baca juga : Messi Main di Jepang, Pemerintah Hong Kong Minta Penjelasan Inter Miami
Shiotani kehilangan semua perangkapnya. Namun, ia bekerja keras untuk melanjutkan kembali penangkapan dan memasang perangkap baru di laut pada akhir Januari.
Pada hari Sabtu (10/02/2024), ia memeriksa dan menemukan bahwa ia mendapat tangkapan yang bagus. Lebih dari 450 ekor kepiting yang dilelang di pelabuhan perikanan itu laku dengan cepat.
Shiotani mengatakan masa istirahat selama 40 hari dari penangkapan ikan berlalu dengan cepat, karena ia dan awaknya sibuk bersiap untuk melanjutkan operasi, sambil berusaha melupakan perangkap yang hilang. Ia menambahkan, dirinya hanya bisa maju selangkah demi selangkah.
Dikutip dari NHK WORLD JAPAN
