NIINDO – Induk perusahaan Fuji Television memangkas perkiraan pendapatannya setelah skandal di lembaga penyiaran Jepang itu mendorong banyak perusahaan membatalkan iklan.
Fuji Media Holding mengatakan tidak akan mengenakan biaya untuk iklan yang telah ditarik. Keputusan tersebut dibuat dalam rapat dewan komisaris pada Kamis (30/01/2025).
Akibatnya, pendapatan seluruh grup untuk tahun yang berakhir pada bulan Maret diperkirakan turun 8 persen menjadi sekitar 548 miliar yen atau 3,6 miliar dolar.
Baca juga : Shinkansen “Doctor Yellow” JR Tokai Selesaikan Tugas Terakhir
Laba bersih diperkirakan anjlok 66 persen dari perkiraan sebelumnya menjadi 9,8 miliar yen atau sekitar 63 juta dolar.
Skandal ini mencuat bulan lalu ketika sebuah majalah melaporkan bahwa seorang selebritas Nakai Masahiro terlibat “masalah” dengan seorang wanita dan membayar uang penyelesaian kepada wanita itu.
Diduga seorang karyawan Fuji TV berperan dalam memperkenalkan mereka.
Nakai adalah mantan anggota grup idola pop SMAP yang sekarang sudah bubar.
Dikutip dari NHK NEWS
