” Lanjutan Part 2 ”
Di toko lain di luar Tokyo, sebuah lubang setinggi 100 meter digali di tempat itu, kemudian alat penukar panas untuk AC dimasukkan ke dalam tanah. Suhu air tanah menjadi stabil sepanjang tahun sekitar 17 derajat celcius sehingga bisa digunakan untuk pendinginan di musim panas dan pemanasan di musim dingin. Dengan begini bisa mengurangi jumlah energi yang digunakan untuk penyejuk udara sekitar 30 persen.

Kotak di luar gedung adalah pompa panas. Kemudian dihubungkan dengan pipa ke penukar panas bawah tanah; dan dari sana ke ventilasi udara di dalam toko, air dingin pada suhu antara 7 dan 10 derajat Celcius di musim panas, atau air hangat pada suhu antara 35 dan 50 derajat Celcius di musim dingin dikirim untuk pemanasan dan pendinginan.(Photo courtesy of FamilyMart Co.,Ltd.)
AC bisa dikatakan sebagai penyumbang pemanasan daerah perkotaan. Dan peralatan baru ini di harapkan dapat mengurangi pengaruhnya terhadap lingkungan sekitar dengan mengalihkan panas yang dihasilkan AC ke dalam tanah.

Saluran cahaya menangkap sinar matahari dari perangkat pencahayaan berbentuk kubah transparan terpasang di atap dan mengarahkannya ke dalam toko menggunakan tabung khusus. Bagian dalam tabung diproses untuk merefleksikan hampir 100 persen sinar matahari. (Photo courtesy of FamilyMart Co.,Ltd.)

Saluran cahaya yang menyala terang di dalam ruangan toko. (Photo courtesy of FamilyMart Co.,Ltd.)
Sumber : http://web-japan.org/trends/11_tech-life/tec140414.html
