NIINDO – Dokter-dokter berupaya meningkatkan kesadaran akan melonjaknya kasus sifilis di Jepang. Sifilis adalah infeksi bakteri yang ditularkan terutama melalui hubungan seksual.
Institut Nasional Penyakit Menular mengatakan bahwa hingga 7 April, terdapat 3.332 kasus penyakit menular tersebut yang dilaporkan di seluruh Jepang pada tahun ini. Hampir 15.000 kasus dilaporkan pada tahun lalu, yaitu jumlah terbesar sejak pencatatan dimulai menggunakan sistem yang ada.
Pada tahun 2023, terdapat 37 bayi yang lahir dengan kelainan setelah tertular sifilis saat masih di kandungan ibunya yang terinfeksi.
Para dokter membagikan brosur kepada orang-orang pada Sabtu (20/04/2024) di Kota Yokohama, sebelah selatan Tokyo, dan memperingatkan akan peningkatan tajam kasus sifilis.
Baca juga : Yamada Yuna Raih Penghargaan Utama dalam Kompetisi Balet AS
Orang-orang juga diminta agar ke rumah sakit jika mengalami ruam di tubuh dan melihat munculnya benjolan serta bisul di mulut atau di dekat organ seksual.
Anggota dewan Masyarakat Obstetri dan Ginekologi Jepang, Kawana Kei, mengatakan kasus sifilis menyebar di penjuru Jepang, dan jumlahnya meningkat baik di wilayah perkotaan maupun pedesaan.
Kawana mengatakan sifilis dapat disembuhkan jika diobati dengan benar, dan mengimbau masyarakat agar menghindari kontak seksual yang dapat meningkatkan risiko infeksi demi melindungi diri sendiri dan keluarga.
Dikutip dari NHK NEWS
