Beranda » Bukan Intervensi, Aduan Komnas HAM ke Presiden Bukti Rakyat Putus Asa & Harus Kemana Lagi Mencari Keadilan

Bukan Intervensi, Aduan Komnas HAM ke Presiden Bukti Rakyat Putus Asa & Harus Kemana Lagi Mencari Keadilan

  • oleh

Ketua Pemua Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak menilai bahwa sikap Komnas HAM yang meminta kepada Presiden Jokowi turun tangan dalam kasus kriminalisasi ulama merupakan cerminan dari keputusasaan umat dalam mencari keadilan.

“Ada titik nadi pada posisi Komnas HAM dan publik yang merasa kehilangan harapan. Jadi nggak tau harapan harus mengadu ke siapa lagi, karena dianggap polisi berlaku tidak adik. Sehingga ketika mereka mengadu ke Komnas HAM, Komnas HAM nggak tau lagi harus mengadu ke siapa”,  ujar Dahnil di kantornya, Menteng Jakarta Pusat.

Muhammadiyah menilai sikap Komnas HAM dan ulama Alumni 212 yang meminta kepada Presiden RI untuk turun tangan sebagai salah satu kode kepada aparat keamanan untuk mengevaluasi.

Dahnil juga mengatakan bahwa hal tersebut sebagai simbol dalam mencari keadilan, sudah putus asa dan tidak tau lagi harus kemana dan berujung pada presiden. Ia juga menambahkan hal tersebut bukan suatu intervensi, namun lebih kepada presiden yang harus lebih memastikan bahwa penegak hukum harus adil dan berkeadilan. Jika dalam penegakan hukum tersebut tidak adil, maka presiden lah sebagai solusi pelurusan hukum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.