Beranda » Bank Jepang Ingin Tingkatkan Investasi di Indonesia

Bank Jepang Ingin Tingkatkan Investasi di Indonesia

  • oleh

Dari kunjungan Wakil Presiden Jusuf Kalla ke Tokyo yang melakukan audiensi dengan jajaran pimpinan Sumitomo-Mitsui Banking Corporation di Tokyo, Jepang. Sumitomo-Mitsu Banking Coorperation (SMBC) telah menyampaikan mengenai komitmennya kepada Wapres RI untuk meningkatkan realisasi investasinya di Indonesia.

“Ya, tentu saja, kami sampaikan komitmen kami, karena kami senang dapat mendukung pembangunan kebutuhan infrastruktur negara Anda yang juga dibutuhkan masyarakat Jepang dalam menjalankan bisnis atau investasinya di Indonesia,” ujar Presiden dan CEO SMBC Makoto Takashima usai pertemuannya dengan Wapres Jusuf Kalla di Hotel Imperial Tokyo, Jepang. (5/6/2017).

Takashima juga menambahkan, SMBC juga memiliki komitmen kepada Indonesia untuk menjadi perencana dan penasehat keuangan untuk proyek – proyek investasinya di Indonesia.

“Investasi infrastruktur merupakan investasi yang memerlukan komitmen jangka panjang, jadi bukan hanya ketika pembangunan, tapi juga pemeliharaan dan pembangunan, tapi juga pemeliharan dan pengembangan”, ujar Takashima.

Takashima juga memaparkan, investasi infrastruktur di Indonesia menapai 40% dari total investasi asing yang sudah masuk ke Indonesia, belum lagi ditambah di sektor keuangan, pembiayaan otomatif dan bisnis  lainnya.

“SMBC adalah investor terbesar diantara perbankan Jepang lainnya di Indonesia, realisasi investasi kami disektor infrastruktur, seperti yang telah kami jelaskan kepada Wakil Presiden Anda, mencapai 40%,” tambahnya.

Nilai infrastruktur SMBC di Indonesia mencapai US2,5 miliar dan memiliki total secara keseluruhan mencapai lebih dari USD25  miliar. Nilai tersebut juga dikombinasikan dengan komitmen investasi SMBC di Indonesia.

Takashima juga menyebutkan bahwa pihaknya ingin terlibat pada proyek infrastruktur yang tidak hanya berbasis minyak, gas atau batu bara saja, namun juga energi terbarukan. Ia menyebutkan, pipa LNG di Jawa Tengah sebagai investasi infrastruktur SMBC yang signifikan di Indonesia, hal ini dikarenakan proyek tersebut juga menyangkut energi terbarukan seperti keinginan dari pihak SMBC.

“kami ingin terlibat pada proyek infrastruktur yang bukan hanya berbasis minyak, gas atau batu bara, tapi juga energi terbarukan,”  ujar Takashima.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.