NIINDO – Badai tropis besar yang makin menguat kemungkinan akan mendekati Prefektur Okinawa dan wilayah Amami di Prefektur Kagoshima, Jepang barat daya, pada Rabu (18/09/2024).
Badan Meteorologi Jepang menyatakan bahwa hingga Selasa (17/09/2024) pukul 6 pagi, badai tropis Pulasan berada di atas perairan dekat Kepulauan Mariana di Samudra Pasifik dan bergerak ke barat laut dengan kecepatan 30 kilometer per jam.
Badai tersebut memiliki tekanan atmosfer pusat sebesar 996 hektopascal. Badai itu membawa angin kencang dengan kecepatan sekitar 65 kilometer per jam di pusatnya, dengan embusan angin kencang sesaat mencapai 90 kilometer per jam.
Angin dengan kecepatan 54 kilometer per jam berembus di area dalam jarak 600 kilometer arah timur laut dan 440 kilometer arah barat daya dari pusat badai.
Baca juga : Kentang Rebus di Panci Raksasa Disajikan di Yamagata
Badan meteorologi memperkirakan badai tersebut akan mencapai Prefektur Okinawa dan wilayah Amami di Prefektur Kagoshima pada Rabu. Disebutkan bahwa angin dengan kecepatan hingga 54 kilometer per jam diperkirakan akan melanda wilayah Okinawa pada Selasa, dengan kecepatan maksimum angin kencang sesaat mencapai 90 kilometer per jam.
Badan itu menambahkan bahwa angin kemungkinan akan bertambah kencang pada Rabu, dengan kecepatan angin maksimum 72 kilometer per jam dan embusan angin kencang sesaat mencapai 108 kilometer per jam diperkirakan terjadi di wilayah Okinawa dan Amami.
Laut yang ganas diprediksi akan melanda wilayah tersebut hingga Kamis (19/09/2024).
Dalam 24 jam hingga Rabu pagi, curah hujan hingga 50 milimeter diperkirakan akan terjadi di wilayah Okinawa. Curah hujan juga bisa mencapai 150 milimeter di wilayah Amami dan 100 milimeter di wilayah Okinawa dalam 24 jam hingga Kamis pagi.
Baca juga : Jumlah Lansia dan Pekerja Lansia di Jepang Capai Rekor Tertinggi
Badan cuaca mengimbau masyarakat agar waspada terhadap ombak tinggi, serta berhati-hati terhadap angin kencang, gelombang badai, tanah longsor, banjir di daerah dataran rendah, sungai yang meluap, sambaran petir, dan tornado.
Masyarakat juga diimbau untuk terus mengikuti informasi cuaca terkini dan mengambil tindakan pencegahan lebih awal.
Dikutip dari : NHK NEWS
