Beranda » Badai Tropis Maria Melintasi Wilayah Tohoku dengan Membawa Hujan Lebat

Badai Tropis Maria Melintasi Wilayah Tohoku dengan Membawa Hujan Lebat

NIINDO – Badai Tropis Maria dilaporkan melintasi kawasan Tohoku, Jepang timur laut, setelah sampai di daratan Prefektur Iwate pada Senin (12/08/2024) sekitar pukul 8.30 waktu setempat.

Badan Meteorologi Jepang hujan terus turun terutama di sepanjang pesisir Tohoku sisi Pasifik, termasuk Iwate. Hujan lebat turun intensif di sejumlah daerah.

Curah hujan mencapai 471 milimeter di Kota Kuji dan 286,5 milimeter di Kota Otsuchi, keduanya di Prefektur Iwate, dalam 48 jam hingga Senin pukul 11 pagi. Curah hujan tersebut merupakan yang tertinggi sejak badan meteorologi mulai mencatat statistik.

Baca juga : BMG Jepang Pertahankan Status Peringatan Gempa Besar

Risiko tanah longsor sangat tinggi di Prefektur Iwate karena hujan yang turun sejauh ini. Informasi peringatan tanah longsor telah dikeluarkan untuk beberapa wilayah di prefektur tersebut.

Badai Tropis Maria secara bertahap melemah saat melintas di Tohoku. Hujan deras diperkirakan akan berlangsung pada Senin.

Badai tropis tersebut diperkirakan akan berubah menjadi tekanan tropis di Laut Jepang pada Selasa (13/08/2024). Namun, jumlah curah hukan dan tingkat risiko akan meningkat karena kecepatan badai yang melambat.

Curah hujan dapat mencapai hingga 200 milimeter dalam 24 jam hingga Selasa siang dan 150 milimeter dalam 24 jam berikutnya.

Baca juga : PM Jepang Batalkan Lawatan ke Asia Tengah Pascagempa di Miyazaki

Hujan lebat diperkirakan akan terus berlangsung dalam waktu lama di wilayah sepanjang pesisir Laut Jepang di Tohoku. Wilayah itu juga mengalami hujan lebat yang memecahkan rekor pada bulan lalu. Hokkaido juga diperkirakan akan mengalami hujan lebat.

Angin kencang diperkirakan berembus di Jepang utara. Kecepatan angin maksimum pada Senin dapat mencapai 90 kilometer per jam di Tohoku dan sekitar 65 kilometer per jam di Hokkaido. Embusan angin kencang sesaat dapat mencapai puncaknya pada kecepatan 126 kilometer per jam di Tohoku dan 90 kilometer per jam di Hokkaido. Ombak kemungkinan mencapai ketinggian 7 meter di lepas pantai Tohoku dan 6 meter di lepas pantai Hokkaido.

Badan cuaca memperingatkan kemungkinan tanah longsor, banjir di dataran rendah, serta sungai yang meluap. Otoritas mengimbau warga setempat untuk tetap mewaspadai angin kencang dan gelombang tinggi, serta sambaran petir dan tornado. Warga juga diminta untuk berlindung di bangunan kokoh dan mengambil tindakan keselamatan lainnya jika melihat tanda-tanda terbentuknya awan hujan di wilayah mereka.

Dikutip dari : NHK NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.