Beranda Travel Aturan Unik Bagi Wisatawan Wanita Ketika Berlibur ke Jepang

Aturan Unik Bagi Wisatawan Wanita Ketika Berlibur ke Jepang

820
0

Jepang menjadi salah satu negara tujuan wisata favorit di dunia dan tidak terkecuali Indonesia.  banyaknya para wisatawan yang berkunjung ke Jepang untuk menghabiskan waktu liburan mereka. Hal ini dikarenakan Jepang memiliki banyak destinasi wisata yang menarik, keren dan unik yang jarang ditemui di negara lainnya. Ketika berlibur ke Negeri Sakura ini, wisatawan tidak perlu khawatir mengenai transportasi yang ada di Jepang. Seperti yang kita ketahui Negara Jepang menjadi salah satu negara maju di bidang transportasi yang juga populer sebagai negara yang ramah mengenai fasilitas umum, salah satunya transportasi.

Hal menarik yang membuat banyak wisatawan Indonesia yang betah dan seringkali berkunjung ke Jepang adalah karena Jepang memiliki sistem tranportasi yang teratata rapi. Sehingga hal ini memudahkan para wisatawan untuk berkunjung ke destinasi wisata dengan mudah.

Namun sebelum berkunjung ke Negeri Sakura ini, terlebih dahulu mengetahui bebreapa aturan yang ada di Jepang, khususnya di beberapa destinasi wisata. Hal ini sangat penting diketahui khususnya pada wanita untuk bisa berhati – hati  mengenai beberapa aturan yang diterapkan di Jepang.

Tidak Boleh Mendaki di Gunung Omine

Untuk para wanita yang sedang berlibur ke Jepang , perlu mengetahui aturan wanita dilarang mendaki Gunung Omine di Prefektur Nara.  Aturan ini diterapkan menurut tradisi Shinto, kaum wanita ternyata bisa memecah perhatian para peziarah di tempat suci ini.

Dilarang Memasuki Ring Sumo

Ketika menonton pertunjukan Sumo. Jepang memiliki aturan bagi para wanita untuk tidak memasuki ring sumo, hal ini dikarenakan  wanita dianggap kurang suci untuk memasuki arena ring sumo.

Hotel Capsul Hanya Untuk Kaum Laki – Laki

Salah satu hotel yang populer di bicarakan dunia dan yang lagi hitz di Jepang adalah hotel kapsul di Jepang. Hotel yang menyediakan kamar tidur seperti di dalam kapsul ini ternyata hanya disediakan untuk kaum pria saja. Jadi  ketika ingin memesan kamar hotel, tidak heran  para penghuni hotel kapsul adalah kaum laki – laki. Hal ini dikarenakan pengusaha akomodasi yang hanya menargetkan penginapan bagi pria saja.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here